Shadow puppet of the male character Abiyasa, grandfather of the Pandavas.
Java, Late 1700s - early 1800s (Before 1816)
Made of hide, horn and gold leaf. Carved, painted and gilded.
British Museum
seen from Italy

seen from Switzerland
seen from Saudi Arabia
seen from Switzerland

seen from Switzerland

seen from Switzerland
seen from Saudi Arabia

seen from Malaysia
seen from T1
seen from China
seen from China

seen from Malaysia
seen from Argentina

seen from Ukraine

seen from Malaysia

seen from United States

seen from Switzerland
seen from Brazil

seen from Malaysia
seen from United States
Shadow puppet of the male character Abiyasa, grandfather of the Pandavas.
Java, Late 1700s - early 1800s (Before 1816)
Made of hide, horn and gold leaf. Carved, painted and gilded.
British Museum
Prabu Abiyasa & Begawan Abiyasa Pesan Wayang & Pementasan: 08157909176 #Abiyasa #MengenalTokohWayang #PesanWayang #WayangPusaka #PengrajinWayang #DuniaWayang #BudataAdiLuhung #PagelaranWayangKulit #AbiyosoBoyong #OmahDalang #KiPurbojagad https://www.instagram.com/p/CnmGka-pobq/?igshid=NGJjMDIxMWI=
Abiyasa
Kata Kata Mutiara Bijak Mahabarata ANTV Buat Jiwa
Kata Kata Mutiara Bijak Mahabarata ANTV Buat Jiwa
GAmbar Kata Kata Mutiara Bijak Mahabarata ANTV Buat Jiwa
Kata Kata Mutiara Bijak Mahabarata ANTV Buat Jiwa-Seperti pada serial Mahabarata di ANTV, pada awal-awal kisah Krishna selalu muncul untuk menyimpulkan kebajikan-kebajikan dalam setiap episode dengan kata-kata yang sangat menyejukkan. (more…)
View On WordPress
#Abiyasa #kita #pulang #yees #hip #hip #horray
TOKOH-TOKOH BHARATAYUDHA : 2. ABIYASA
ABIYASA
Ia adalah anak Begawan Palasara dan Dewi Durgandini. Ia pernah menjabat Raja Ngastina, dengan gelar Prabu Kresnadipayana, karena menuruti permintaan ibunya. Abiyasa menikah dengan tiga wanita, yaitu Dewi Ambika, Dewi Ambalika dan Datri. Pernikahannya dengan Dewi Ambika berputra Drestatara. Pernikahannya dengan Dewi Ambalika berputra Pandu Dewananta. Sedangkan Pernikahannya dengan Datri berputra Yama Widura. Setelah tua ia lebih dikenal dengan nama Begawan Abiyasa yang lebih banyak menghabiskan waktunya di Pertapaan Saptarengga. Dalam Bhatarayudha ia tidak berpihak pada Kurawa maupun Pandhawa. ia meninggal secara muksa, yaitu meninggal dalam arti hilang beserta raga kasarnya, setelah Bhatarayudha berakhir
TOKOH-TOKOH BHARATAYUDHA : 2. ABIYASA
ABIYASA
Ia adalah anak Begawan Palasara dan Dewi Durgandini. Ia pernah menjabat Raja Ngastina, dengan gelar Prabu Kresnadipayana, karena menuruti permintaan ibunya. Abiyasa menikah dengan tiga wanita, yaitu Dewi Ambika, Dewi Ambalika dan Datri. Pernikahannya dengan Dewi Ambika berputra Drestatara. Pernikahannya dengan Dewi Ambalika berputra Pandu Dewananta. Sedangkan Pernikahannya dengan Datri berputra Yama Widura. Setelah tua ia lebih dikenal dengan nama Begawan Abiyasa yang lebih banyak menghabiskan waktunya di Pertapaan Saptarengga. Dalam Bhatarayudha ia tidak berpihak pada Kurawa maupun Pandhawa. ia meninggal secara muksa, yaitu meninggal dalam arti hilang beserta raga kasarnya, setelah Bhatarayudha berakhir
TOKOH-TOKOH BHARATAYUDHA : 2. ABIYASA
ABIYASA
Ia adalah anak Begawan Palasara dan Dewi Durgandini. Ia pernah menjabat Raja Ngastina, dengan gelar Prabu Kresnadipayana, karena menuruti permintaan ibunya. Abiyasa menikah dengan tiga wanita, yaitu Dewi Ambika, Dewi Ambalika dan Datri. Pernikahannya dengan Dewi Ambika berputra Drestatara. Pernikahannya dengan Dewi Ambalika berputra Pandu Dewananta. Sedangkan Pernikahannya dengan Datri berputra Yama Widura. Setelah tua ia lebih dikenal dengan nama Begawan Abiyasa yang lebih banyak menghabiskan waktunya di Pertapaan Saptarengga. Dalam Bhatarayudha ia tidak berpihak pada Kurawa maupun Pandhawa. ia meninggal secara muksa, yaitu meninggal dalam arti hilang beserta raga kasarnya, setelah Bhatarayudha berakhir