AC Perumahan
Banyak perumahan yang menggunakan unit AC sebagai alat pendingin, pembersih dan penyejuk udara. Unit AC yang dapat memberikan angin sejuk untuk sekian bulan musim panas ini telah dipasang di hampir seluruh unit rumah-rumah di perumahan.
Tipe AC yang biasa digunakan di perumahan adalah sistem AC windows, AC split dan AC sentral. Ketiga tipe AC yang berbeda ini adalah unit yang memiliki suhu terkontrol dan mengatasi suhu tepat kelembaban lingkungan dalam rumah-rumah di perumahan.
Kebanyakan unit AC menggunakan komponen Hydrochloroflurocarbon (HCFC) yang berpotensi merusak ozon. Kemudian manufaktur berupaya untuk bergerak ke arah komponen lain yaitu penggunaan Hydroflurocarbon 410A, komponen yang sangat hemat energi dan mampu mengurangi emisi gas karbon dioksida.
The Life Cycle Climate Performance (LCCP) atau siklus kehidupan kinerja iklim adalah ukuran dari pelepasan karbon dioksida dalam hitungan kilogram yang menghasilkan pemanasan. Persentase siklus kehidupan kinerja iklim karena efek pemanasan emisi refrigerant AC hanya kurang dari 5%. Tentu saja persentase meningkat jika AC masih menggunakan komponen Hydrochloroflurocarbon (HCFC).
Penggunaan hidrokarbon dalam sistem pendinginan udara perumahan lebih dan disertai pengaturan yang harus dilakukan untuk mengurangi resiko akibat kebakaran yang memerlukan investasi tambahan. Standar internasional untuk unit AC bahwa AC tersebut harus memiliki refrigeran yang tersimpan dalam wadah kedap udara sehingga pelepasan karbondioksida dari AC ke atmosfer berkurang. Refrigeran tersebut harus dapat dipulihkan, didaur ulang dan direklamasi juga tidak berpotensi menjadi polutan atmosfer.











