BTP (Ahok) Akan Meluncurkan Aplikasi, Hero akan Muncul Membantu. Soundtr...
seen from Israel
seen from Türkiye
seen from China
seen from United States

seen from India
seen from China

seen from Netherlands
seen from United States
seen from Jordan
seen from United States
seen from Netherlands
seen from Canada
seen from United Kingdom
seen from India
seen from Japan

seen from United States
seen from Japan
seen from Germany
seen from China
seen from United States
BTP (Ahok) Akan Meluncurkan Aplikasi, Hero akan Muncul Membantu. Soundtr...
Jelang Pembebasan Ahok, Beberapa Pendukungnya 'Mangkal' di Depan Mako Brimob
MALANGTODAY.NET - Beberapa pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahokers hari ini mendatangi Markas Korps Brimob Polri. Kedatangan mereka tidak lain untuk menyambut kebebasan Ahok. Mengutip Detik.com, pada Rabu (23/1/2019), delapan pendukung Ahok ini datang pada pukul 20.25 WIB. Mereka sempat meminta masuk, namun tidak diizinkan oleh petugas.[irp] Mereka membawa lilin dan spanduk yang bertuliskan 'Kongkow dan Ngobrol "Ahoker", Sampai Kapanpun Perjuangan tak Pernah Selesai'. Salah satu Ahoker yang hadir hari ini, Yudo Wibowo menyatakan bahwa tujuan mereka melakukan aksi tersebut adalah untuk menyambut kebebasan Ahok. Mereka merasa turut bahagia karena Ahok akan segera bebas. "Iya, kita cuma bersimpati, karena Bapak Basuki Tjahaja Purnama atau Bapak Ahok kan besok masa tahanannya sudah selesai. Dulu waktu beliau masuk penjara kan rekan-rekan bersimpati juga," kata Yudo, dikutip dari Detik.com. Yudo mengatakan bahwa dirinya dan teman-temannya datang ke Mako Brimob sebagai bentuk dukungan terhadap Ahok. Dia tidak mempersoalkan karir Mantan Gubernur DKI itu kedepannya. "Masalah nanti beliau berkiprah di bidang apa, ya monggo-monggo saja," imbuhnya. Mereka memberi dukungan pada Ahok untuk terus berbakti pada Negara. Sekelompok orang berseragam kotak-kotak ini terpantau duduk di trotoar jalan sambil menyalakan lilin dan membentangkan spanduk dukungan.[irp] Ahok sendiri rencananya akan dibebaskan pada Kamis (24/1/2019), esok hari. Pembebasan ini akan dilakukan di Mako Brimob. Beberapa waktu lalu, melalui akun twitternya, Ahok mengirimkan surat untuk beberapa pihak. Salah satunya untuk Ahoker. Ia meminta tidak ada penyambutan atas pembebasannya esok. Namun, nampaknya dukungan pada mantan suami Veronica Tan ini masih sangat besar. Sehingga beberapa pendukung tetap melakukan penyambutan. (KIS)
Source : https://malangtoday.net/flash/nasional/sambut-kebebasan-ahok/
Menjelang Kebebasan, Ahok Ingin Kembali di Panggil
#Ahok #Bebas #BTP Mantapps.com, Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab dipanggil Ahok banyak berubah setelah hampir 2 tahun dipenjara di Mako Brimob. Dia menegaskan tidak ingin dipanggil Ahok melainkan BTP. Hal itu disampaikan Ahok lewat surat tulisan tangan yang diunggah timnya di akun media sosial @basukibtp, Kamis (17/1/2019). Surat itu ditujukan untuk pendukungnya yang kerap disebut Ahokers. Ahok awalnya meminta para pendukungnya untuk tidak melakukan penyambutan di Mako Brimob atau Lapas Cipinang saat dia bebas pada 24 Januari 2019. Ahok akan bebas setelah mendapat total remisi 3,5 bulan dari 2 tahun masa hukuman. Ahok mengaku kini bersyukur bisa menjalani masa tahanan di Mako Brimob karena bisa belajar menguasai diri. Dia meminta maaf kepada berbagai pihak atas segala kesalahannya. "Saya juga mau sampaikan kepada Ahokers, para PNS DKI, para pembenciku sekalipun, aku mau sampaikan mohon maaf atas segala tutur kata, sikap, perbuatan yang sengaja maupun tidak sengaja menyakiti hati dan perasaan saudara dan anggota keluarganya," tulis Ahok. "Saya mohon maaf dan saya keluar dari sini dengan harapan panggil saya BTP bukan Ahok," lanjutnya. Dalam surat itu, Ahok mengutip pidato Soekarno dari buku 'Revolusi Belum Selesai'. "Apa yang presiden Soekarno sampaikan, aku harap juga diterima menjadi pikiran dan harapan aku kepada seluruh Ahokers di manapun domisili saudara-saudara," ungkap Ahok.
Instagram : @BasukiBTP
Instagram : @BasukiBTP Indah Mutiara Kami - DetikNews Read the full article
Tulis Surat Untuk Ahokers, Ahok Lebih Pilih Ditahan Daripada Jadi Gubernur
MALANGTODAY.NET - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Thjahaja Purnama akan bebas pada Kamis (24/1/2019) mendatang. Sebelum menghirup udara bebas, Ahok sapaan akrabnya, menuliskan sebuah surat yang ditunjukan untuk para pendukungnya Ahokers. Surat tersebut berisikan tentang pandangan Ahok selama berada di Lapas Mako Brimob. Beberapa poin penting yang dituliskannya ialah salah satunya terkait rasa syukur dirinya selama di sel. [irp] "Saya sangat bersyukur kepada Tuhan, Allah pencipta langit dan bumi, bahwa saya diijinkan untuk ditahan di Mako Brimob. Saya bersyukur diizinkan tidak terpilih di Pilkada DKI 2017," tulis Ahok. Bahkan Ahok sempat menyinggung soal Pilkada DKI tahun 2017 lalu. Jika diberi kesempatan untuk memutar waktu, Ahok mengatakan akan lebih memilih ditahan. Dengan penahanan selama di Mako Brimob, dirinya mengaku mendapat banyak pelajaran berharga. "Jika ditanya jika waktu bisa diputar kembali, mau pilih yang mana? Saya akan katakan saya memilih ditahan di Mako untuk belajar 2 tahun untuk bisa menguasai diri seumur hidupku," ungkapnya. "Jika terpilih lagi, aku akan semakin arogan dan kasar dan semakin menyakiti hati banyak orang," sambung Ahok. [irp] Permohonan maaf kesejumlah pihak juga dituliskan sosok berusia 52 tahun tersebut. Ahok meminta maaf kepada para PNS DKI Jakarta, Ahokers, dan pihak-pihak lain yang dirasa membencinya. Lebih lanjut, Ahok menyampaikan keinginan agar dia tidak disambut saat bebas. Ahok juga mengingatkan pendukungnya tidak golput saat Pilpres 2019. "Saya mengimbau seluruh Ahokers jangan ada yang golput. Kita perlu menegakkan 4 pilar bernegara yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI dengan cara memilih partai politik yang mau menegakkan 4 pilar di atas di seluruh Indonesia," ungkap Ahok. [caption id="attachment_273148" align="alignnone" width="1080"] Surat Ahok untuk para Ahokers (Istimewa)[/caption] [caption id="attachment_273149" align="alignnone" width="1080"] Surat Ahok untuk para Ahokers (Istimewa)[/caption] (HAM)
Source : https://malangtoday.net/flash/nasional/ahok-tulis-surat-untuk-ahokers/
Kabar Perceraian dan Perselingkungan Bikin Kaget Ahokers
Liputanviral - Perceraian Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Veronica Tan berawal dari kabar tak pasti. Pelan tapi pasti, publik tahu bahwa kabar itu bukan hoax. Kabar itu benar-benar berujung pada perceraian mantan Gubernur DKI itu. Kabar viral sudah beredar via aplikasi WhatsApp sejak Januari 2018. Kabar itu menunjukkan surat gugatan cerai Ahok terhadap Vero, bertuliskan 'Hal: Gugatan Perceraian dan Hak Asuh Anak' yang ditandatangani oleh dua pengacara Ahok, Fifi Letty Indra dan Josefina Agatha Syukur, tertanggal 5 Januari 2018. Kehebohan di media sosial Merespons kabar kabur itu, para pendukung Ahok yang dikenal dengan sebutan umum 'Ahokers' terkaget-kaget dan susah tidur. Pelbagai dukungan untuk Ahok dan Vero mengalir di akun instagram @basukibtp. Salah satunya di unggahan ucapan Natal dari Ahok pada 24 Desember 2017 lalu. Instagram Vero yakni @veronicabtp juga dibanjiri pertanyaan. Hal itu terjadi juga di akun Instagram putra Ahok, Nicholas Sean Purnama @nachoseann. Bukan hanya Ahokers yang terkejut. "Saya terus terang terkejut dengan berita itu dan belum percaya," kata Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/1/2018). Banyak yang berharap kabar ini hoax. Namun satu konfirmasi dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara mengandaskan harapan-harapan itu. Surat gugatan cerai dari Ahok itu sudah masuk ke pengadilan sejak 5 Januari 2018. Itu dia masukin gugatannya jelang tutup kantor. Jadi belum ada yang tahu. Sekarang humas sudah tahu," kata panitera muda perdata PN Jakut, Tarmuzi, di kantornya, 8 Januari 2018. Kata dia, surat itu dibubuhi tanda tangan di atas meterai dari Ahok. Pengacara Ahok, Josefina Agatha Syukur, mengatakan pembicaraan perceraian itu sudah dimulai sejak akhir 2017. Kemudian Ahok meminta hak asuh atas anak kedua dan ketiganya. Anak pertama Ahok adalah Nicholas Sean (kelahiran 1998), anak kedua Nathania Berniece Zhong (kelahiran 2001), dan anak ketiga bernama Daud Albeener (2006). "Kalau yang pertama (Nicholas Sean) kan sudah besar. Bisa dia yang menentukan sendiri. Kalau yang kedua dan ketiga, iya. Sudah pastilah namanya seorang bapak," kata Josefina. Isu orang ketiga Kabar gugatan cerai dari Ahok ini berkembang ke isu orang ketiga. Ada sosok yang disebut sebagai 'good friend' dari Vero. 'Teman baik' semacam itu disebut di potret lembar surat yang beredar di media sosial. Awalnya, pengacara Ahok menolak memberikan keterangan. Namun pengacara yang juga adik Ahok, Fifi Lety Indra kemudian membenarkan adanya 'good friend' itu.
Foto ilustrasi: Veronica Tan bermain cello (Dok. Instagram @basukibtp) "Ya namanya orang bercerai ada sebab-akibat. Karena memang ada good friends dan memang, maaf, saya tidak tahu seperti apa orangnya, tapi kok begitu tega menyakiti keluarga sendiri, menyakiti anak dan istrinya," kata Fifi kepada wartawan di PN Jakut, Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, Rabu (31/1/2018). Pria yang menjadi orang ketiga dalam pernikahan Vero dan Ahok itu disebut bernama Julianto Tio. Adik Ahok itu menyebut Vero dan Tio sudah berhubungan selama 7 tahun. Ahok pun sudah tahu dan meminta hubungan Vero dan Tio diakhiri. Namun karena hubungan tak kunjung diakhiri, menurut versi pihak Ahok, maka Ahok memutuskan bercerai saja. Fifi mengaku pernah memergoki Vero bersama Tio di Singapura pada 12 November 2017. "Kalau saya ketemu Pak Julianto Tio, itu saja yang saya tanya, kenapa Saudara tega, kan punya istri punya anak," ucap Fifi pada 7 Februari 2018. Bahkan dikatakan hakim pada persidangan cerai di kemudian hari, Vero sempat berkomunikasi dengan Julianto Tio lewat video call saat Vero menjenguk Ahok di Mako Brimob, dan ditegur oleh Ahok. Dalam kontak ponsel Vero, Julianto Tio ditulis sebagai Medan Elang untuk pengelabuan. Sidang cerai Sidang perdana gugatan cerai sedianya digelar pada 31 Januari 2018. Pihak kuasa hukum Ahok hadir. Namun karena pihak Vero tidak hadir maka sidang ditunda. Sidang pun digelar pada 7 Februari 2018. Pihak Vero tak hadir dan menitipkan surat untuk melepaskan haknya dalam pembelaan sehingga sidang bisa tetap dilanjutkan.
Ahok (Instagram @basukibtp) Tibalah 14 Februari 2018, kali ini hakimnya yang berhalangan hadir, yakni ketua majelis hakim Sutaji. Sidang ditunda pekan depannya. Pada sidang tangal 21 Februari, kuasa hukum Ahok menyerahkan bukti percakapan Ahok dengan Julianto Tio Rabu, 4 April 2018, barulah Ahok dan Vero sah bercerai setelah menikah di Gereja Kristus Yesus di Pluit Jakarta Utara pada 1997 silam. Putusan ini diketok majelis hakim berdasarkan dasar gugatan soal perselingkuhan Veronica. "Menyatakan perkawinan antara penggugat dan tergugat berdasarkan kutipan akta perkawinan tertanggal 17 September 1997 putus karena perceraian dengan segala akibat hukumnya," kata hakim Sutadji membaca putusan cerai Ahok di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat. Selain itu, majelis hakim menyatakan Ahok sebagai penggugat memiliki hak asuh untuk memelihara serta mendidik anak yang di bawah umur, yaitu Nathania Berniece Zhong dan Daud Albeenner Purnama. Read the full article
A Man Called Ahok Apapun yang terjadi dalam hidup ini jangan pernah salahkan Tuhan, karena Tuhan tidak pernah salah. Jika kalian belum siap mati jangan pernah tantang Saya, Saya siap mati demi menegakkan keadilan. Kita tidak butuh lagi orang pintar, yang kita butuhkan adalah orang-orang yang peduli terhadap sesama. Kamu tidak bisa menilai baik atau buruknya seseorang sebelum bunyi empat paku di atas peti mati kamu. Anda tidak perlu angkat sejata ke medan perang seperti jaman dulu, Anda cukup jangan korupsi saja itu sudah cukup. Menjadi seorang pejabat itu adalah pekerjaan yang mulia, karena dengan jadi pejabat ada banyak orang yang bisa kita tolong. Saya cinta tanah air ini, jika suatu saat Indonesia diserang maka Saya akan menjadi orang pertama yang berada di posisi terdepan untuk membela Indonesia. Transparan adalah kunci untuk memajukan negara ini, tidak ada gelap, sembunyi-sembunyi ataupun remang-remang. Saya tidak akan tega makan duit rakyat seperti itu, sekalipun bukan saya yang makan. Saya di sumpah untuk mengelola uang rakyat ketika masuk disini. Kalo saya harus terjungkal, tidak jadi gubernur pun saya puas. Karena dalam hidup saya, saya tidak akan menghancurkan nurani saya. Menurut saya definisi santun adalah berjuang mewujudkan keadilan sosial untuk rakyat, tidak mencuri uang rakyat itu namanya santun, yang cuma bisa ngomong saja dan tetap mencuri uang rakyat itu namanya brengsek, bajingan. Akar dari permasalahan itu bukanya soal biaya yang tinggi pemilihan langsung, mereka pikir nyogok ratusan juta orang kan capek enak nyogok ratusan orang anggota DPRD. Kalaupun saya harus mati demi membela dan mempertahankan kepentingan orang banyak, kalian tidak akan bisa membeli cara mati saya boss. Anda tidak perlu mengangkat senjata dan membunuh orang seperti jaman perjuangan dulu, cukup jangan korupsi saja itu sudah cukup menolong negara kita. Bahwa jika kepalanya lurus maka yang dibawahnya tidak berani untuk tidak lurus. Bedanya kami melakukan pendidikan politik untuk menyadarkan rakyat untuk memilih (pemimpin yang Bersih, Transparan dan Profesional) bukan memilih karena diberi baju kaos atau uang. #AManCalledAhok #ahokers #sahabatahok #peace #instagram #pray4palu #pray4donggala #pray4mamuju #infrastrukturuntuknegeri #infrastruktur #jokowilagi2019 #indonesiamaju #jkw2p #2019tetapjokowi #indonesia #indonesiadamai #jokowisaja #jokowipresiden #saveahok #MarufAmin #pembangunan #nkrihargamati #pdi #pemilu #salamtetapjokowi #diasibukkerja #instapic #followforfollowback #followersindonesia #arusbawahjokowi
Agen Poker Terpercaya, PSPOKER, Poker Online Terpercaya, Berita Harian, Berita Hangat, HarianPspoker,
Pendukung Ahok Menjadi Jokowers Untuk Pilpres2019, Sekarang Kami Adalah Relawan Jokowi
#Repost @ahok_kami (@get_repost) ・・・ #ahokdimatamereka #ahokkami #ahok #ahokers #basukibtp#veronicabtp (at Jakarta, Indonesia)