
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Canada
seen from Türkiye
seen from Canada
seen from Germany
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from Malaysia
seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from China

seen from Malaysia

seen from Canada
seen from Kazakhstan
seen from Türkiye

seen from Australia

seen from United States
seen from Türkiye
Aku Sekarang
Semakin aku dewasa, semakin aku menyadari banyak hal bahwa hidup akan terus berputar tidak peduli kondisi hatiku saat ini seperti apa. Semakin aku sadar bahwa lukaku, perasaanku adalah urusanku dengan diriku dan bukan tanggung jawab orang lain.
Semakin aku menyadari bahwa ada begitu banyak hal yang harus dan bisa kulakukan dibanding aku harus menghabiskan waktuku disosial media hanya untuk sibuk membandingkan hidup ku dengan orang lain atau merasa iri dengan hidup orang lain. Semakin aku paham, setiap orang memiliki jalannya masing masing.
Makin kesini aku semakin paham, sebahagia apapun tampilan luar seseorang, setiap mereka selalu punya luka yang sedang ditutupi. Sesedih apapun seseorang, mereka selalu berusaha menemukan hal untuk disyukuri.
Aku semakin paham, perkataan orang lain tak lagi begitu penting untuk didengarkan jika hanya menjatuhkan. Apalagi hanya sekedar pernyataan orang yang sok tahu betul akan hidup kita. Semakin kesini aku semakin tau kapan harus menutup telinga, kapan harus mendengarkan.
Melalui pelajaran hidup yang ada setiap hari, aku semakin tau aku butuh bertemu banyak orang, mejalani banyak tempat untuk menambah isi otakku yang kosong. Aku lebih butuh pembicaraan panjang serius yang bermutu dibanding obrolan haha hihi tanpa isi. Membuang waktu. AKu paham sekarang, apapun yang kulakukan harus membuahkan suatu hasil. Jangan sampai membuatku menyesal.
Pun hal yang sama berlaku untuk orang. Aku sadar, aku tidak lagi ingin bertemu orang yang hanya singgal lalu, yang hanya ada dengan banyak bualan kosong tak bermutu, menawarkan kebahagiaan semu namun tak mempertanggung jawabakan ucapaannya. Aku sekarang lebih ingin bertemu orang yang membantuku naik, memberi masukan dan nasihat penting, yang mampu memberi cerita yang kelak jadi pelajaran pentin.
Aku mulai tak peduli jika ada orang yang datang lalu tibatiba menghilang, atau ada yang tinggal tapi tanpa kepastian. Aku tak lagi peduli dan mulai menyadari kebahagiaan ku tidak bergantung pada siapa yang tinggal dalam hdiupku, siapa yang ingin menetap, siapa yang hanya lewat, siapa yang menawarkan kebahagiaan, siapa yang merusak tawa.
Sekarang, aku sudah menemukan bahwa kebahagiaanku kutemukan dari diriku dan rasa mencintai diriku sendiri. Jadi, tak peduli apa dan siapa yang singgah lalu pergi, aku akan tetap berbahagia dengan hidupku. Bagiku, jika mereka datang membawa tawa, terimakasih, aku menikmatinya. Jika yang lain datang lalu meninggalkan luka, terimakasih, aku mempelajarinya.
Semakin aku dewasa, aku semakin paham tanggung jawab itu ternyata berat, melelahkan dan bukan permainan. Apa yang kuucapkan, tindakan yang kulakukan harus selalu bisa kupertanggung jawabkan. Semakin aku dewasa, semakin aku sdar orangtua kupun semakin tua.
Mataku terbuka, bahwa yang penting untuk kukejar bukanlah materi dan uang. Aku butuh kedua hal itu, tapi aku lebih butuh networking yang luas, pengalaman yang banyak dan pelajaran baru yang menarik. Aku perlu menantang diriku setiap hari. Aku perlu berpetualang lagi, aku perlu belajar lagi.
AKu sekarang sadar bahwa sangat melelahkan menjadi orang dewasa. Tapi menjadi anak kecil selamanya pun tidak akan memberi perubahan baik. Maka aku sekarang akan melanjutkan hidup sebaiknya, membahagiakan dan membuat diriku bangga, menumbuhkan bunga-bunga dihati orang yang menyayangiku,
Love your self more and find your happiness. Dont put your happiness in the hand of another person.