Gadis pada Hari Itu (Girl from That Day) || @carnationfloral
Hari yang sangat sepi di penginapan, meskipun banyak yang datang berkunjung dan menginap di penginapan, tetapi hari itu sepertinya orang-orang yang menginap sedang sibuk dengan kegiatan bisnis di luar penginapan. Para pengurus penginapan pun tampak santa dengan pekerjaan hari ini.
Yukiko sebagai pengelola penginapan sementara yang menggantikan orang tuanya pun merasa hari itu sangat senggang dan sedikit membosankan. Dia berjalan menuju taman bunga di belakang penginapannya. Bunga-bunga sedang bermekaran dengan indah. Pandangan Yukiko pun tertuju pada satu bunga.
Ya bunga yang selalu dirawat oleh Aerith, gadis yang pernah merawat taman yang berada di penginapan Amagi karena dia terdampar akibat lubang hitam yang tiba-tiba saja terbentuk di langit Inaba. Sudah hampir 2 tahun sejak pertemuan mereka, tetapi bunga itu tetap saja mekar dengan indahnya.
Yukiko mendekati bunga tersebut sembari menatap langit cerah. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh petir, langit mendadak menjadi gelap. Mata Yukiko terbuka lebar, hal yang pernah terjadi saat itu mendadak terjadi kembali tepat di depan matanya. Pada awalnya dia mengira akan ada seserang lagi yang akan jatuh dai lubang itu. Tetapi hari itu hal yang terjadi begitu berbeda, sedikit demi sedikit badan Yukiko terangkat dan terbawa angin menuju lubang tersebut. Entah apa yang ada dipikirannya sampai dia tak mampu untuk berteriak meminta tolong.
Beberapa saat setelah kejadian itu, pandangan Yukiko begitu gelap. Dia membuka matanya, langit terasa begitu aneh. Tampak sebuah bangunan besar tepat di hadapannya, seperti sebuah gereja. Yukiko berdiri pada kedua kakiknya, dia memasuki gereja tersebut, tampak kursi-kursi gereja kosong dan sedikit usang dan di tengah-tengah gereja tersebut tampak sebuat pedang tertancap tepat di tengah bunga-bunga indah bermekaran yang mengelilinginya.
"...? Tempat apa ini...?"