Aku ingat.
Aku ingat bagaimana pukul sepuluh tigapuluh 12 mei kamis itu kembali buatku meragu. Aku ingat caramu memandang lawan bicaramu Aku ingat lagu dan ceritamu rabu itu Aku ingat cara berceritamu yang buruburu Aku ingat cara berjalanmu yang sedikit bungkuk Aku ingat tatapan tibatibamu yang tak kau tolehkan buruburu Aku ingat bagaimana aku meragu karenamu Aku ingat bahagiamu pagi itu karena bertemu ‘seseorangmu’ Aku ingat nada ceria dalam bicaramu ketika bercerita tentang ‘seseorangmu’ Aku ingat cerita sedihmu sore itu tentang ‘seseorangmu’ .....................Aku juga ingat caramu memandangnya dengan harap.
masih banyak sih
But some things better left unsaid, kan? :)
-Apa ada orang yang ‘baikbaik’ saja ketika memandangi tokoh yang selalu jadi bagian dari ceritacintadiamdiamnya mengagumi ‘seseorangnya’ yang bahkan tak menoleh sedikitpun untuknya? -
namun, percayalah, aku akan baikbaik saja. dengan caraku sendiri. 13.05.16 8:44pm













