[Chapter #1] Jodoh Pasti Bertamu . 👱🏻♀️—Yes, I do! Keanehan yang terjadi pada kencan kali ini adalah Aji tidak menjemputku dan hanya membuat janji di telepon untuk makan malam di sebuah cafe. Yang tak kalah anehnya lagi aku harus menggunakan dress cantik katanya, selama ini Aji tidak pernah meminta atau mengaturku untuk begini begitu. Well karena aku sedang baik hati, kuturuti permintaannya yang jarang-jarang tersebut. Bertemu dengan Aji malam ini sungguh suatu kejutan dan berlanjut kekhawatiran bagiku. Aji yang kaku dan cuek begitu niat mempersiapkan—yang katanya—romantic dinner ini berhasil membuatku menerawang ke masa-masa PDKT dengannya dulu. . 👱🏻♂️—Baper Moment Aku tidak menyangka akan benar-benar menyukai Ara, tadinya kami hanya bersepakat dekat karena orang tua yang mengenalkan. Meski katanya bukan menjodohkan, aku dan Ara merasa mereka berharap demikian. Ara yang ceria dan easy going meruntuhkan sisi kekakuanku, rasanya tertawa bersamanya itu sangatlah mudah. Tanpa disadari aku menyukai Ara lebih cepat dari yang kuduga, aku kira akan butuh waktu lama untukku merasakan debar tak beraturan ini kepada seseorang. Ketika saatnya aku harus benar-benar mengungkapkan perasaanku, gejolak hati terus mengganggu. Jujur pada Ara saja rasanya lidah ini kaku sekali, begitu sulit mendapatkan moment yang pas. Aku yang biasanya cuek bebek tiba-tiba jadi seperti ABG yang sangat baper dan over thinking. . Hai Gaes, minggu pertama Juli ini ada dua bab awal “On The Way Wedding” di @storialco Seperti janjiku setiap minggunya akan release dua bab ya, doakan istiqomah dan gak telat posting hehehe Selamat menikmati moment cie-cienya Aji dan Ara di chapter awal ini Hope you enjoy a story, jangan lupa klik “Berlangganan” 😉 https://www.storial.co/book/on-the-way-wedding/












