(via https://www.youtube.com/watch?v=XvTkNehKTSE) Update Kualifikasi MOtogp Malaysia 2015 dan Gangguan Asap Riau(Pedrosa 1-Marquez 2-Rossi 3-Lorenzo 4)data akurat https://youtu.be/XvTkNehKTSE
seen from United States

seen from United States

seen from Australia
seen from Mexico
seen from Iraq
seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States

seen from Netherlands

seen from United States
seen from Russia

seen from United States
seen from Mexico

seen from Uruguay
seen from Netherlands
seen from China
seen from China

seen from United Kingdom
(via https://www.youtube.com/watch?v=XvTkNehKTSE) Update Kualifikasi MOtogp Malaysia 2015 dan Gangguan Asap Riau(Pedrosa 1-Marquez 2-Rossi 3-Lorenzo 4)data akurat https://youtu.be/XvTkNehKTSE
Lemah Dalam Penanggulangan Asap, Pemerintah Ditantang Tetapkan Bencana Nasional
Lemah Dalam Penanggulangan Asap, Pemerintah Ditantang Tetapkan Bencana Nasional
SuaraJakarta.co, JAKARTA – Pertengahan tahun 2015 Indonesia kembali dilanda bencana asap. Pemicu utama disebabkan kebakaran hutan di beberapa lokasi. Hingga kini bencana asap meluas hingga ke Indonesia Timur wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua.
Direktur SNH Advocacy Center, Sylviani Abdul Hamid mengatakan bencana asap tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan diduga ada keterlibatan korporasi…
View On WordPress
Satu Tahun Jokowi, RMA Tuntut Beri Efek Jera pada Penyebab Asap
Satu Tahun Jokowi, RMA Tuntut Beri Efek Jera pada Penyebab Asap
SuaraJakarta.co, PEKANBARU – Gerakan Riau Melawan Asap (RMA) kembali akan beraksi damai Selasa (20/10) di kediaman Prof Thabrani, deklarator Riau Berdaulat, Jalan Pattimura, Pekanbaru
“Kami menuntut pemerintah segera memberikan efek jera kepada para pelaku pembakaran hutan yang sangat sembrono sehingga ancaman asap tidak lagi muncul pada masa mendatang.” Demikian ditegaskan juru bicara RMA,…
View On WordPress
Pemadaman Lewat Udara Tidak Efektif, Titik Api di Riau Meningkat
Pemadaman Lewat Udara Tidak Efektif, Titik Api di Riau Meningkat
SuaraJakarta.co, JAKARTA – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger menjelaskan jumlah titik panas di provinsi ini meningkat lagi, menjadi di atas 100 titik dalam kurun waktu sekitar dua hari terakhir. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Edwar dalam Harian Kompas, Minggu (20/9).
“Ada peningkatan titik panas dalam dua hari terakhir. Hal ini disebabkan pemanadaman lewat…
View On WordPress
Nih, 28 Gambar Meme Lucu "Kabut Asap" 2015
Nih, 28 Gambar Meme Lucu “Kabut Asap” 2015
Alfido.com – Hai gan.. Kabut asap hingga hari ini terus menyesakkan warga di sejumlah daerah seperti Sumatera, Riau, dan Kalimantan. Riau menjadi salah satu daerah yang terpapar asap cukup tinggi karena tanah gambut yang dimilikinya membuat Riau penuh dengan asap kebakaran. Bahkan asap dari Riau pun sampai di Negeri Tetangga Singapura dan Malaysia. (more…)
View On WordPress
Warga Malaysia sindir Kabut Asap dari Indonesia dengan hashtag #TerimaKasihIndonesia
Alfido.com | Hai gan.. Hingga siang ini hashtag #TerimaKasihIndonesia terus menggema menjadi Trending Topic di Twitter. Tapi sayangnya ucapan tersebut bukanlah ucapan tulus melainkan sindiran keras dari Warga Malaysia karena Asap dari Kalimantan telah sampai di Negeri Malaya tersebut. (more…)
View On WordPress
New Post has been published on detik indonesia
New Post has been published on http://www.detikindonesia.com/berita-dalam-negeri/307/dua-ribu-jiwa-lebih-korban-asap-sementara-negara-masih-tenang-tenang-saja.html
dua ribu jiwa lebih korban asap, sementara negara masih tenang-tenang saja
dua ribu jiwa lebih korban a1sap, sementara negara masih tenang-tenang saja
Saat ini terjadi hal yang menggugah rasa kemanusiaan , berdasar data paparan dari Kepala dinas kehutanan (Kadishut) Riau , Fadrizal labay seusai rapat koordinasi dangan Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan lahan di lapangan udara Roesmin Nurjadin Pekan Baru, pada Jum’at (4/9/2015) ,Ribuan hektar lahan di hutan terbakar , 12 perusahaan hutan tanaman industri (HTI) di riau terbakar dan menyebabkan pencemaran udara yang menyebabkan kabut asap pembakaran menyelimuti dan memperpendek jarak pandang di Pekan Baru.
hal ini membuat warga berhari hari menghirup udara pencemaran , hal ini juga sangat mengganggu kesehatan dan menjadi keluhan rata rata masyarakat riau , seperti yang di kutip pada Facebook yang menginginkan pemerintah untuk cepat bertindak untuk mengatasi pencemaran udara dan kebakaran hutan tersebut
“Buat rekan-rekan sesama jurnalis, yang kebetulan baca pesan ini, terutama yang bertugas di Jakarta. Please, TOLONG bantu kami. Di Riau, ada jutaan manusia; tua,dewasa, muda, balita, hingga janin dalam kandungan, sedang mengap-mengap karena asap. Tidak ada udara segar, kami menghirup racun asap berhari-hari. Jangan hanya menulis soal Buwas, Luhut, rupiah anjlok apalagi seremonial Jokowi. Asap membuat kami mati hidup-hidup di sini. Bantu sebarkan penderitaan kami…please…asap bahkan masuk hingga ke kamar-kamar dimana anak kami berada. Sudah dua ribu jiwa lebih korban asap, sementara negara masih tenang-tenang saja… Huk…huk..huk…. “
status tersebut bisa anda lihat di sini https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10204765331428979&set=a.3503832990379.2131794.1108360493&type=1&theater
sementara itu Polda Riau telah menegaskan bahwa sebagai satuan penegak hukum akan menindak setiap pelaku pembakaran hutan , dan menyatakan tak akan tebang pilih dalam melakukan penindakan dan menangani kasud yang terjadi setiap tahun tersebut.
“Tidak ada yang dibeda-bedakan. Semuanya diproses kalau kedapatan membakar lahan dan hutan,” tukas Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo.
Menurut dia, pengungkapan korporasi yang diduga membakar lahan lebih sulit dari menangani petani. Selain butuh biaya besar, jangka waktunya panjang karena harus mendatangkan ahli lingkungan dan kehutanan.
“Ini yang menyebabkan penyidik membutuhkan waktu lama,” ucap Guntur.
Satelit Tera & Aqua Diteksi Banyaknya Titik Panas di Hutan Riau
Satelit Tera & Aqua Diteksi Banyaknya Titik Panas di Hutan Riau
HARIANACEH.co.id — Satelit Tera & Aqua dengan sensor modis memantau peningkatan jumlah titik panas(hotspot) yang menjadi indikasi masih terjadinya kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau, Rabu (11/6/2014).
[contextly_auto_sidebar id="yNCIOMmN6PBYNcqpJVBWyVJpVGMNNlw1"]Berdasarkan data hasil pantauan satelit, jumlah hotspot yang terpantau pukul 16.33 WIB tadi menunjukkan 51 titik panas terdapat…
View On WordPress