Merayakan kemerdekaan perempuan bukan sebagai gender namun sebagai manusia, itulah kiranya benang merah yang saya dapat ketika membaca kumpulan esai ini. Dengan gaya bahasa yang khas Mojok, penuh canda dan sableng, kita akan mengunyah buah pemikiran yang lumayan berat ini tanpa kening berkerut. . . Terbagi dalam beberapa bab besar, penulis yang juga perempuan, menjabarkan masalah di sekitarnya dan juga yang sering muncul di masyarakat kita yang sebagian besar menganggap perempuan itu belum sukses jika belum MENIKAH 😂Contohnya saja dari bab Pacaran. Penulis mengusik level kebucinan perempuan yang kadang saat jatuh cinta berubah menjadi sok pahlawan. Tidak masalah jika diperas duitnya, tidak apa-apa meski diremehkan martabatnya atau berusaha tabah meski hubungannya toxic. . . Artikel paling banyak membahas soal pernikahan. Sindiran pada budaya masyarakat yang kini hobi menghamburkan uang demi sebuah konten Instagram, menjerat perempuan yang ingin mendapat like-share-follow. Contohnya saja artikel berjudul 'Menikah Dengan Perwira Demi Prosesi Pedang Pora'. Penulis jahil sekali menyinggung para anggota bucin yang terobsesi menikah dengan 'pria berseragam' demi prosesi nikah ala prajurit itu. Kalau dipikir-pikir sekitar saya juga ada, hahaha. Ritual bridal shower yang tak selalu berisikan aktivitas hangat antar sahabat, jadi setelah foto-foto lalu sibuk upload di IG tanpa benar-benar fokus pada persiapan pernikahan calon pengantin, sebuah fenomena yang memang benar-benar ada. . . Pantas saja di halaman awal buku, saya mendapat TTD penulis dengan quote ''Selamat bertemu diri sendiri.'' Ya karena ini memang soal saya, soal kita, para perempuan negeri +62. . . Tidak perlu juga selalu berusaha berada di dalam sebuah pergaulan yang ramai dan tampak bercengkerama dengan kebahagiaan berlebih biar uploadable di Instagram Story. Cukup tidak sendiri, dengan ditemani dengan satu atau dua teman yang dapat membuatmu benar-benar diterima (Hal.189) . . Judul: Woe-Man Relationship Penulis: Audian Laili Jumlah halaman: 248 halaman Penerbit: @bukumojok #bookstagram #AudianLaili #BukuMojok #KumpulanEssay #bookcomment #OneWeekOneBook https://www.instagram.com/p/B2ZDGKXgjJf/?igshid=1ae90fu9qzujo