Akhir Semester Ganjil dan Awali Semester Genap 2020/2021
Alhamdulilah, semester ganjil 2020/2021 selesai juga, walau masih ada sisa tugas untuk beresin nilai akhir mata kuliah sampai dengan input nilai. Alhamdulillah, semester ini ada banyak bantuan dan juga hal-hal yang tidak sengaja yang akhirnya memudahkan, walau memang ada banyak waktu yang harus dihabiskan untuk mengulang buat rekaman materi. Wkwkwk, buat rekaman pagi, ada motor lewat, pas buat rekaman malam hari, eh tetap ada motor lewat. Jadinya selalu nunggu motor lewat baru lanjut, kalau ga sadar, hapus dulu, lalu mulai rekaman di slide itu lagi. Kadang menikmati sekali menjelaskan sampai total lebih dari 40 menit, eh pas ga tahu ngomong apa, jadinya 20 menit aja beres. Tapi memang masa perekaman materi bisa 1-2 jam, karena sambil nyemil. #eh
Ya, saya ikut merasakan bahwa era pandemi ini memang berdampak ke semua sektor. Di dunia perkuliahan, tidak hanya mahasiswa, sebenarnya dari pihak dosen juga pun berjuang. Walau memang, saya akui performa kebanyakan jadi fluktuatif, mengikuti kekuatan sinyal saat adakan virtual class. Ada kalanya tidak sesuai harapan, udah semangat jelasin live, eh sinyal putus, pantesan no response dari mahasiswa. Pas balik lagi, mereka bilang, “Bu, yang tadi ulang lagi”. Sungguh seru. Hal yang menyenangkan kalau pertemuan direkam, jadi tinggal jawab, nanti bisa nonton ulang ya rekaman saya share di classroom. ^_^
Sebenarnya ada hal yang lain di luar itu, sampai kesannya saya seperti customer service di media wa, blast wa, kirim wa ke beberapa yg dituju, balas wa mahasiswa dengan topik yang beragam. Ada banyak potensi dan peluang berdatangan, deadline juga dadakan, hari ini diumumkan besok dikumpulkan, atau ada juga h-1 jam, wkwkwk. Kocak sih, tapi selow aja.
Ada hal besar (lebay sih), yang bisa kita dapatkan dengan masa sekarang, yaitu manajemen waktu dan menjaga mood dengan baik. Soalnya hampir seharian di rumah, walau mengerjakan semua sesuka hati, tapi bisa jadi lebih dari yang biasanya di hari kerja. Hm, menjaga mood artinya jangan karena satu hal jadi ngefek nyemprot yang lain-lain. Jadi langsung lirik suami, apakah selama wfh ini kena dampak mood yang diluapkan salah sasaran. Harusnya langsung bisa ekspresikan di depan mahasiswa, ini malah ke yang duduk di sebelah saya. Astaghfirullah, maafkan ya.
Oke, curcol akhir semester ini sepertinya cukup damai. Tapi awal semester baru ini diawali dengan pusing kepala. Sungguh baru kali ini pusing pada plot mengajar, ada dosen yang “no other choice” pada daftar mata kuliah, dan ada mata kuliah yang “no chosen anyone” karena bukan ahli dosen yang ada atau dosen yang minat pada matkul itu sudah diplot ke matkul yang lain. Semoga masalah plot plot ini segera teratasi. Rasanya memang aneh, beneran diri sendiri di plot akhir, apakah sisa yang kosong bisa diisi atau harus lobby sana sini, merayu dosen untuk mau mengajar matkul kosong itu. Satu sisi, jadi belajar betapa proses untuk membagi adil itu ga mudah, membuat teman sejawat paham dan mengalah pada kondisi, atau mencari solusi yang baik untuk semuanya. Begini ya, kalau koprodi yang terlalu banyak opsi solusi, sampai akhirnya pusing sendiri. Otak-atik, lalu tanya ke dosen ybs. Eh, ditolak. Lalu tanya dosen yang lain. Eh, ditolak. Hm, coba lagi tanya ke dosen yang lain, Alhamdulillah ditolak. Wkwkwk, dilema. Ujungnya malah buka tumblr, lalu ngetik sepanjang ini. Hoalah. Ini mungkin salah satu cara menghibur dan menyemangati diri sendiri.
Kadang berpikir, adakah kumpulan atau forum koprodi gitu, kali yang senior bisa ngajari junior kayak saya ini. Banyak kegiatan/pekerjaan rutinan tiap semester, mulai jadwal ngajar, jadwal sidang, plot dosen ngajar, plot dosen pembimbing, plot dosen penguji, dan pekerjaan rutin berupa tanda tangan dokumen. Seringkali ada solusi, buat sistem, ya memang, tapi kan ga ajaib langsung jadi, itu perjalanan birokrasinya cukup tak terbayang, hahaha, karena pernah sekali ajukan, surat dikembalikan. Wkwk, alasannya salah alamat suratnya. Ya sudahlah, maka gerakan spreadsheet, Gform dan segala macam aplikasi google yang sangat membantu. ^_^ Alhamdulillah, sekarang udah lebih tenang, makasih ya tumbler, jadi ga hanya batin, jadilah tulisan kacau ini. Anehnya, kalau ada yang baca, sungguh saya minta maaf, semoga tidak masuk kategori membuang waktu anda. ^_^ Mungkin Anda nanti bisa jadi koprodi selanjutnya, bisa membayangkan dan siap-siap. Hohohoho.
Baik, cukup sekian curcol saya. See you.












