Mungkin masih belum se familiar musik pop, jazz, melayu , bahkan dangdut, terlebih EDM hha. Tapi saya tertarik cari tahu dan setelah mengenal tidak perlu waktu lama langsung jatuh cinta J kepada musik folk ini.
Sesedarhana mendengerkanya dan bahasa yang di gunakan dalam alunan musiknya membuat siapapun yang mendengarkanya pasti akan langsung bisa memaknainya. Menurut saya pribadi pesan makna yang ada dalam aliran ini selalu sulit ditebak namun mayoritas musik aliran kerakyatan ini lebih ke filosofis dan jarang menggunakan bahasa yang langsung menjurus kepada cinta, rindu atau apapun. Namun pesan yang disampaikan tersirat , bahkan terkesan setiap karya dari aliran musik folk ini mengajak kita untuk berbuat sesuatu.
Pada awalnya saya hanya penasaran setiap teman mendengarkanya lalu bertanya itu lagu apa ?, siapa yang nyanyi? Akhirnya mulai lah mengenal. Seperti Efek Rumah Kaca, dan banyak lainya hingga yang terakhir dalam mengenal, untuk pertama kalinya saya menyaksikan perfomance live dari Band fourtwnty atau mayoritas menyebutnya 4.20 haha. dan coba mendokumentasikanya, wkwk.
Dari penasaran dan coba-coba mendengarkan ntah mengapa, malah ketagihan untuk mengetahui makna dari setiap bait yang dibawakan. Sebenarnya penafsiran dalam setiap mendengarkan lagu itu lebih ke subjective masing-masing orang , tidak bisa di samakan satu sama lain, terlebih untuk aliran folk ini.
Oke sekarang , silahkan kalian maknai sendiri , dari membaca lirik lagu ini :
Ku bisa tenggelam di lautan
Aku bisa diracun di udara
Aku bisa terbunuh di trotoar jalan
Yang patah tumbuh, yang hilang berganti
Yang hancur lebur akan terobati Yang sia-sia akan jadi makna
Yang terus berulang suatu saat henti
Yang pernah jatuh ‘kan berdiri lagi
Yang patah tumbuh, yang hilang berganti
Di mana ada musim yang menunggu?
Banda Neira - Yang patah tumbuh, Yang hilang berganti
Sementara teduhlah hatiku
Sementara ingat lagi mimp
Tak perlu tertawa atau menangis
Tak punya rasa
Aku tak pernah melihat gunung menangis
Biarpun matahari membakar tubuhnya
Aku tak pernah melihat laut tertawa
Biarpun kesejukkan bersama tariannya
Payung teduh-cerita tentang gunung dan lalut
ku terjebak di dalam ambisi
seperti orang - orang berdasi
membukakan jalan mencari peran
keluarlah dari zona nyaman
sembilu yang dulu
biarlah berlalu
bekerja bersama hati
kita ini insan
bukan seekor sapi
lebih enak kalau langsung mendengarkan, apalagi kalau lihat video live performance mereka masing-masing.
lirik diatas baru beberapa dari sekian banyak Band yang memilih berkarya dengan aliran folk ini, atau mungkin dengan aliran/Genre yang belum saya ketahui,namun tetap terdengar enak dan berbeda dari musik-musik yang ada. Baik dari group yang sudah lama berkiprah sampai yang baru muncul dan bahkan yang belum kita dengarpun sudah banyak bermunculan, masih ada.
semoga industri musik indonesia bisa lebih baik lagi, karena sekarang mereka-mereka ini sedang naik daun. Dengan kesederhanaan dan kaya akan makna setiap karya yang dihasilkan mampu membuat trend baru di dunia musik indonesia.Dan semakin menegaskan bahwa Genre/aliran musik itu banyak apalagi di indonesia, yang mungkin yang saya tahu hanya beberapa. kalau pun itu bukan memakai aliran folk , tidak masalah. yang penting lagunya bagi saya tetap kaya makna dan selalu berusaha menyampaikan pesan-pesan yang mungkin terdengar hyperbola , puitis, dll. Musik dengan balutan karya sastra sangat lah menarik.
dan semoga pemaknaan dari musik yang didengarkan tidak lah harus identik dengan galau, dll. karena dengan musik adalah salah satu cara menyampaikan kritikan atau bahkan aspirasi dan suara rakyat baik kepada pemimpin, atau hanya membagi keresahan.
selamat mengenal musik folk