waktu semakin beranjak, malam semakin larut,
aku menghela nafas panjang, mengingati semua momen yang telah terlewati selama aku hidup. Sungguh, hidup ini adalah anugerah yang luar biasa dari-Nya. Kita tidak pernah meminta untuk ada, tapi Dia mengadakannya, agar kita punya makna.
Seperti baru kemarin, memakai kerudung miring dan tas selempang, memeluk iqro setiap sore
Seperti baru kemarin, berlari-bermain hujan -memanjat pohon, menghabiskan masa kecil dengan kakak dan kawan
Seperti baru kemarin, memakai seragam putih biru, diantar Abah ke SMP yang baru,
Seperti baru kemarin, merengek-rengek tidak mau sekolah di SMA swasta,
Seperti baru kemarin, bingung menentukan masuk jurusan apa,
dan semua yang lain-yang telah lewat, seperti baru kemarin saja,
usia belasan berlalu dan hanya terjadi sekali seumur hidup,
dan hidup semakin menuju kepada-Nya,
dan hidup selalu bergerak-bertransformasi-berubah,
dari seorang bungsu yang cengeng, lewat berbagai kesusahan dan kesulitan, mental tahan banting ini terbina,
dari seorang yang penakut, lewat mimpi-cita dan asa, tumbuhlah ia menjadi pemimpi yang berani ,
dari seorang yang goyah , lewat ujian dan kesedihan maka tumbuhlah ia dengan pribadi yang tenang dan tegar,
“setiap pergantian hari demi hari dalam hidupku, aku mendapati seorang aku yang begitu dahsyat, melawan ketakutan, mengatasi kebimbangan, mengejar mimpi-mimpi, menaklukan nafsu pada diri, menjadi tegar dan sabar atas setiap ujian dan menjadi pribadi yang kuat dalam hal apapun”.
,
Maha besar Alloh atas segala kuasa-Nya
terima kasih Alloh, atas segala anugerah ini,
Ah, tidak disangka sudah berkepala dua di tanggal 21 ini,
Detik-detik pergantian dari tanggal 20 menuju tanggal 21 April 2015











