Bandung Berkebun Experience
Photo from official twitter account of bdgberkebun
2 tahun yang lalu tepatnya pada hari Minggu, 14 Oktober 2012 saya dan teman-teman dari sekolah mengikuti rangkaian acara workshop creative farming dan berkebun dari komunitas gerakan hijau Bandung Berkebun di Boemi Nini Jalan Purnawarman Bandung bertajuk ‘SMA Creative Farming Grow Your Idea’. Workshop ini mengenai pengaruh generasi muda khususnya anak sekolah tingkat menengah atas dalam bidang pertanaman dan bertujuan memberi inspirasi mengeluarkan ide inovatif dalam bertanam yang kreatif sertas menumbuhkan perhatian dan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.
Acara pertama adalah penyampaian materi mengenai “Food Crisis and Food Security” di dunia, kemudian presentasi dari masing-masing perwakilan sekolah yang mengikuti acara tersebut tentang ide anak muda untuk mengubah lahan atau ruang yang tidak produktif di lingkungan sekolah dengan memanfaatkan tanaman untuk disimpan dan dirawat agar menjadi lebih sehat dan terdapat unsur estetis. Di sela-sela presentasi, kakak-kakak fasilitator pembimbing dan host memberikan quiz mengenai isi presentasi.
Kemudian tiba saatnya coffee break selama sekitar 20 menit. Setelah itu kami memulai kembali kegiatan dengan membuat karya dengan memanfaatkan bahan-bahan tak terpakai untuk dijadikan pot tanaman dan menghias vertical garden secara berkelompok dan dilanjut berdiskusi untuk mengeluarkan ide untuk inovasi tanaman di sekolah. Kelompok saya dibimbing oleh fasilitator, Kak Rifky Rachmansyah yang kebetulan beliau adalah ketua pelaksana acara SMA Creative Farming pada saat itu.
Di dalam kelompok tersebut saya berkenalan dengan beberapa orang. Setiap kelompok berisi sekitar 6-7 orang. Nama-nama anggota di kelompok saya yaitu ada Indri, (teman sekelas dari IPA 1), Ois, Anzal, Dwina, Hanif, dan Kak Oky. Ois adalah anggota yang paling menonjol di kelompok, karena ternyata dia adalah murid dari SMK Pertanian Pembangunan Negeri Lembang, sehingga yang pasti dia memiliki wawasan lebih luas mengenai tanam-menanam dengan sudut pandang pelajaran pendidikan lingkungan hidup dan biologi. Dia pintar, pandai menjelaskan wawasannya, percaya diri dan memiliki kecerdasan alam (nature intelligent) terlihat ketika dia berbicara dan memberikan kami banyak saran dan tips saat kami bekerja sama dalam menghias vertical garden. Kecerdasannya menarik perhatian dan membuat saya kagum.
Kesan saya selama mengikuti seluruh rangkaian acara workshop ini cukup menyenangkan, membuka wawasan mengenai krisis pangan yang mungkin terjadi di masa depan apabila kita tidak melakukan aksi di bidang pertanian dan pertanaman serta pentingnya menjaga lingkungan dan acara ini pun menambah pengalaman positif bagi kami semua.
Setelah mengikuti acara SMA Creative Farming tersebut, saya mulai tertarik dan ingin mencoba bergabung menjadi bagian dari komunitas gerakan hijau cabang dari Indonesia Berkebun ini, sehingga pada akhirnya saya mendaftarkan diri agar secara resmi menjadi anggota. Selama sekitar sebulan, namun saya hanya mengikuti 2 kali pertemuan, ikut bercocok tanam di Sekolah Alam Bandung, tepatnya di atas jalan Bukit Dago Utara dan pengalaman tersebut adalah yang pertama kali saya lakukan. It was fun and I feel like I have a nature intelligent
Trims Bandung Berkebun!














