Sedikit dan Sebanyak Cerita Kemarin (SOLID) bdgberkebun
Teman2 sebangsa tanah karena kita itu tukang berkebun dan sebangsa air karena waktu nulis curhatan ini hujan sedang turun, ijinkanlah diri anda sendiri untuk mendengarkan curhatku (backsound lagu vierra) mengenai hal yang kemarin dilakukan yaitu ya ya yait yaitt tuuu, ada dibawah ini….
Mendengar, melihat, bahkan mengucapkan kata beberes bandung yang dilaksanakan kemarin itu serasa menggetar di dalam jiwa, meresuk ke dalam hati sanubari (naon atuh), bagaimana tidak lebay coba, kita yg tadinya cuma berkebun bersama warga berubah menjadi multitasking dengan berperan sebagai tukang cat, tukang bikin biopori, tukang koordinasi sama warga. Nah kenapa itu bisa terjadi??(backsound tegang).. jawabannya adalah tidak ada yg tidak mungkin, dimulai dari truk tni yg tidak jadi datang di tempat kita kumpul, hingga tni yg tidak datang ke sebagian tempat, relawan yang bagian ngecat yg tak tau kemana dan hal lain yg tidak akan kita bahas secara seksama karena memerlukan tempo yang selama-lamanya..
Tapii ketidakhadiran beberapa kawan kita di sebagian kawasan membuat kita (baca:relawan bdgberkebun & fasilitatornya) menjadi orang2 yang sangat hebat. Bagaimana dengan keterbatasan itu bisa menggerakan warga untuk ikut mengecat, mengajak adik-adik untuk berkotor-kotoran memasukan tanah ke dalam botol yang bukan sumbangan dari @nagarabotol (sedang failit menuju bangrut), menghadapi kerasnya kampung yang sudah mulai jauh dari sifat gotong royong dan malah acuh tak acuh dan menjadinkan hal yang tak terduga, di luar bayangan dan nalar, out of the box, dahsyat, inbox, 100% ampuh, kemarin sebagai bodoran hidup untuk mencari hal fun sehingga tertawa terbahak-bahak dan menertawakan hal cerita yang sama di tempat yang berbeda.
Bagaimanapun juga acara beberesbdg adalah acara yang sangat membuat kita semua solid. Kita mengerjakan apa yang mungkin gak terbayang sebelumnya, mendominasi pengiriman relawan lewat ajang pencarian relawan di twitter yang merupakan benar-benar inisiatif kita, menjadi penggiat sebagai ketua kampung dihampir seluruh kampung, dan banyak lagi yang tak bisa dituliskan..
Jadi sebenarnya tak ada program yang tidak bisa kita kerjakan, selama kita mau babarengan, bergotong royong, selaras, sehati,sejiwa menyatu menjalin sebuah komitmen pasti semua berjalalan dengan baik. Dan dengan berkolaburasi semua akan terasa mudah.
Mudah-mudahan curhatan ini bisa menginspirasi membuat kita makin solid, menuju cita-cita yang kita inginkan bersama dan juga masuk surga. Amin. Beberapa hari kedepan tantangan lain mungkin akan lebih berat, jadi ayo pertahankan kesolidan(asa teu enakun) ini terus berjalan..
Ahirkata, saya pribadi eh saya yang menulis bukan pribadi mengucapkan terimaksih kepada:
- Ardi yg telah mengoordinasikan segala hal,
- Arif yg rela ngangkut pupuk isuk2, sori teu mantuan uyy urg tepar..
- Dodi, nuhun tos nga smsan relawan..
- Vivi,Menjay, nuhun udah berbelanja dan berbagi ceritanya haha..
- Para koordinator, Ifti, Faiza, Ipung, Fajar, Rifki,
- Team Relawan kampung #bojongloakalerYeahhh, Prima bembi, Dwi, Anisa, Vita, prima taruna, Ikhwanul Ahsin, Firman nurbani, septian nugraha, galih photografer, AA yang nyetir land rover, pak rt muhsin, anak2 dan warga #bojongloakalerYeahh..
- Beberesbandung yang membuat kami semakin solid..
- Seluruh relawan bdgberkebun, Fotografi cimahi, afs,berbaginasi, dan yg lainnya lagi, da urg te apal kabeh…
Ahirkata lagi (serius ini mah), Bukan untuk menyombongkan kita semua akan kegiatan kemarin, tetapi memang kita luar biasa karena kita terbiasa diluar…
Salam berkebun, digali ditanam disiram…
@Hajiiyay








