Harga Beras Turun! Dompet Rakyat Bisa Napas Lega
Ada kabar segar buat dompet masyarakat nih! Untuk pertama kalinya sejak 2021, harga beras justru ngedrop. BPS mencatat, di September 2025 harga beras turun 0,13%. Biasanya, bulan ini selalu jadi penyumbang inflasi, tapi kali ini malah jadi sejarah baru karena harga beras bikin “deflasi”.
Deputi BPS bilang, ada tiga faktor utama kenapa harga bisa turun: panen gadu yang melimpah bikin stok meluber, penggilingan masih nyimpen beras lama, plus pasokan di pasar lagi banjir. Akibatnya, semua level harga ikut turun—mulai dari beras premium Rp13.739/kg, medium Rp13.386/kg, sampai submedium Rp13.278/kg. Intinya, kantong masyarakat lagi dapat bonus manis.
Nggak cuma harga, produksi beras nasional juga naik gila-gilaan: proyeksi Januari–November 2025 tembus 33,19 juta ton, naik 12,6% dibanding tahun lalu. Pemerintah pun pede nggak bakal impor beras tahun ini. Kata Menteri Pertanian, ini hasil transformasi besar di sektor pertanian, mulai dari sawah baru, perbaikan irigasi, sampai program kesejahteraan petani. Jadi, beras sekarang bukan lagi biang inflasi—malah jadi penopang daya beli rakyat.
Selengkapnya https://astakom.com/2025/10/01/462369/harga-beras-turun-dompet-rakyat-bisa-napas-lega/