بسم الله الرحمن الرحيم . . . Lidah memang tak bertulang, kawan. Sehingga mudah sekali orang mengucap hal ini dan itu sesuai pikiran dan suasana hati tanpa peduli kondisi kanan kiri. . Ya, lidah memang tak bertulang, sehingga apapun yang keluar dari lisan ringan saja terucap tanpa berpikir bagaimana diri ini bersikap. . Lidah memang tak bertulang, hingga terkadang perilaku kita aniaya sedang kita pun tau kematian pasti tiba. . Itulah sebabnya kita diperintahkan untuk senantiasa menjaga lisan agar jangan sampai menyisakan sesal pada akhirnya. Karena betapa banyak orang yang menyesal karena bicaranya dan sedikit yang menyesal karena diamnya. Orang yang paling celaka dan paling besar mendapat bagian musibah adalah orang yang lisannya senantiasa berbicara, sedangkan pikirannya tidak mau berjalan. . Maka jadilah orang yang berakal, orang yang lebih banyak mempergunakan kedua telinganya daripada mulutnya. Mereka menyadari bahwa Allah telah karuniakan dua telinga, dan hanya ada satu mulut, supaya manusia lebih banyak mendengar daripada berbicara. Hingga seorang ulama berkata: "Seandainya kalian yang membelikan kertas untuk para malaikat yang mencatat amal kalian, niscaya kalian akan lebih banyak diam daripada berbicara." . . Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت . “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih: Bukhari-Muslim) Karena ingatlah... . مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيد . ٌ "Tiada suatu kalimat pun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir." (QS. Qaf :18) #MenjagaLisan #MenjagaHati #BerkataBaiklah #AfirmasiPositif #FastabiqulKhairaat #selfreminder









