In South Sumatra, conservationist Pungky Nanda Pratama is dedicating his life to conserving what is left of Sumatra’s rainforest.

seen from United Kingdom
seen from Belarus

seen from United States
seen from Kuwait
seen from China

seen from Kuwait

seen from Poland

seen from United States

seen from Germany

seen from Germany
seen from China

seen from India
seen from United States
seen from China
seen from India
seen from Australia
seen from Poland
seen from Germany

seen from Poland
seen from China
In South Sumatra, conservationist Pungky Nanda Pratama is dedicating his life to conserving what is left of Sumatra’s rainforest.
Damkar Kolaka Evakuasi Ular Sanca Empat Meter dari Permukiman Warga di Baula
Kolaka, BuletinNews.com – Warga Jalan Rambutan, Desa Puulemo, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, dikejutkan dengan kemunculan seekor ular sanca berukuran besar pada Kamis (23/4/2026) dini hari sekitar pukul 01.09 WITA.Ular yang diperkirakan memiliki panjang sekitar empat meter tersebut terlihat melilit di atas pohon tepat di depan salah satu rumah warga, sehingga menimbulkan kekhawatiran.Salah…
BKSDA Aceh Laporkan Kasus Kematian Gajah Sumatra Diduga Tersengat Listrik ke Polisi
Banda Aceh, kedannews.co.id – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melaporkan kasus kematian seekor gajah sumatra ke pihak kepolisian setelah ditemukan mati diduga akibat tersengat listrik di perkebunan warga di Desa Karang Ampar, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh, Ujang Wisnu Barata, mengatakan laporan resmi telah disampaikan ke…
Gakkum Kehutanan dan Petugas Gabungan Tangkap WNA Rusia Penyelundup Satwa Dilindungi
Bali, lampungkita.id – Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Jawa Bali dan Nusa Tenggara bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, BKSDA Bali, dan BKSDA Jakarta berhasil mengamankan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 07.45 WITA. Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi…
Lumba-lumba Putih Sempat Muncul di Perairan Asahan, BKSDA Pastikan Tidak Terjebak
ASAHAN, kedannews.co.id — Kemunculan seekor lumba-lumba berwarna putih di perairan Desa Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, sempat menghebohkan warga dan viral di media sosial. Namun, mamalia laut tersebut kini tidak lagi terlihat dan diduga telah kembali ke laut lepas. Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) III Wilayah Kisaran, Suyono, mengatakan…
BALAI Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menyertakan empat ekor gajah sumatera (Elephamus maximus sumatranus) bernama Abu, Mido, Ajis,
BALAI Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menyertakan empat ekor gajah sumatera (Elephamus maximus sumatranus) bernama Abu, Mido, Ajis, dan Noni untuk ikut membantu membersihkan puing-puing pascabanjir bandang di Pidie Jaya, Aceh.
Kempat gajah terlatih yang berasal dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, Aceh Besar itu juga bekerja menyingkirkan tumpukan kayu dan material berat.
Kehadiran empat ekor gajah itu menjadi ironi bahwa bencana ekologis yang turut merusak habitat gajah justru melibatkan satwa itu sendiri untuk membersihkan sisa-sisa kerusakan di lingkungan yang menjadi ruang hidup mereka.
Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Prof. Dr. drh. Raden Wisnu Nurcahyo menyebut pengerahan empat gajah Sumatra dalam membantu membersihkan puing-puing pascabencana beresiko besar terhadap kesehatan dan kesejahteraan satwa tersebut.
Menyalahi hak hewan
Kondisi lapangan yang dipenuhi oleh kayu, puing-puing bangunan, material tajam berkarat, hingga hewan yang mati membusuk dapat membawa penyakit-penyakit menular pada gajah.
Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum) terus memperkuat Operasi Merah Putih di Lanskap
Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum) terus memperkuat Operasi Merah Putih di Lanskap Seblat, Bengkulu.
Operasi ini menjadi tindak lanjut arahan Presiden dan Menteri Kehutanan, termasuk setelah Wakil Menteri Kehutanan meninjau koridor gajah Seblat dari udara pada 4 November 2025.
Kawasan tersebut dipastikan harus kembali berfungsi sebagai koridor utama Gajah Sumatera dan penyangga kehidupan masyarakat sekitar.
Sejak digelar pada 2 November 2025, tim gabungan Gakkumhut Sumatera, Balai Besar TNKS, BKSDA Bengkulu, dan Dinas LHK Bengkulu/Upt KPH Bengkulu Utara mengidentifikasi sekitar 6.000 hektare area terindikasi perambahan.
Dari luasan itu, sekitar 2.390 hektare telah berhasil dikuasai kembali melalui tindakan lapangan, termasuk perobohan 59 pondok perambah, pemusnahan sekitar 7.000 batang sawit ilegal, perusakan jembatan liar, pemasangan 27 plang larangan, hingga penangkapan satu alat berat beserta empat orang pada Jumat (14/11).