[Mencintai FLP dalam Lima Paragraf] Kata orang-orang, mencintai seseorang atau sesuatu itu tidak butuh alasan. Kalau sudah cinta ya tidak perlu lagi mencari alasan-alasannya. Begitu juga dengan cintaku kepada FLP ini. Sebuah organisasi kepenulisan yang sudah kuikuti sejak akhir 2016. Namun, jika harus menyebutkan alasanku mencintai FLP, mungkin ada lima alasannya. Salah satunya, yaitu mengubah tujuanku dalam menulis. Semenjak di FLP kutahu bahwa menulis tidak sekadar menulis, tetapi juga menulis yang menyampaikan nilai-nilai keislaman. Tidak lagi sekadar menulis atau meluapkan emosi, tetapi juga untuk berdakwah, menebar kebaikan kepada siapapun melalui tulisan. Seringkali teman-teman FLP menyebutnya dengan “berdakwah melalui pena” atau “berdakwah melalui tinta”. Empat alasan lainnya silakan baca di sini: http://www.riasrise.com/2019/03/mencintai-flp-dalam-lima-paragraf.html Tulisan ini dibuat dalam rangka mengikuti lomba blog dari Blogger FLP pada rangkaian Milad FLP 22Th. #riasrise #BloggerFLP #KuotakanMauMu #BloggerFLPxSF https://www.instagram.com/p/BvO8BwkHYjw/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=123xuh5hhre61














