#breuing day 6: single and happy
topik ini menarik. terlepas dari ini terjadi padaku atau tidak, kurasa hal ini benar adanya. meskipun buatku juga kedengerannya gak mungkin. i mean, siapa sih yang ga pengen punya pacar atau punya seseorang yang bisa diajak berbagi. kayaknya gak ada kan? tapi.. hmm, aku jadi pengen cerita.
terakhir kali aku ngerasain hubungan yang sparks butterflies dan sebagainya itu pas aku kelas 2 SMP dengan seorang temen sekelas. 'hal' ini berlangsung sampe kelas 1 SMA, setelahnya kita menjalani hidup masing-masing berhubung beda sekolah (padahal sekolahnya sebelahan). mungkin karena gak berpengalaman dan aku begitu kekanak-kanakan, 'hal' ini berpengaruh banget ke kehidupanku waktu itu. aku banyak menyangkal, mati-matian cari pembuktian, dan menjadi super insecure. klasik lah untuk yang baru patah hati. aku mencoba mengatasi perasaan itu dengan menyibukkan diri dan melakukan glow up. butuh cukup waktu, tapi aku berhasil ngelupain orang ini. sejak saat itu aku menikmati kesibukanku dan gak peduli lagi untuk melakukan serangkaian remeh-temeh kegiatan untuk deket sama orang. sebenarnya karena aku takut patah hati (dan karena aku menjaga hijabku, aku anak rohis xD)
waktu kuliah, aku membuka kesempatan lebar-lebar. ikut kegiatan ini itu, bersosialisasi, improving myself. tapi setelah menjalani waktu cukup lama, ternyata dari diriku sendiri juga gak tau apa yang sebenernya aku cari dari orang-orang. banyak banget orang keren di sekitarku, b a n y a k, tapi anehnya aku gak bisa untuk punya perasaan bahkan untuk satu orang saja. kedengerannya agak nyebelin. tapi ini beneran. aku bahkan pernah desperate cari cowok untuk ngerasain butterflies lagi, gak peduli akan berbalas atau tidak. sayangnya tetep nihil. aku gak bisa suka seseorang. tiap kali temen sekitarku berbagi tentang kemajuannya sama si gebetan, aku iri banget wkwkkww kaya kok bisa???? aku juga mau punya gebetan??
aku pernah maksain, dan itu tidak berakhir baik. tidak ada gunanya, malah aku yang ngerasa bersalah. padahal dia temen yang baik. kalo waktu bisa diulang aku gak akan memperlakukan dia seperti itu. cukup menyesal, tapi aku yakin that’s for the best. meski banyak yang berubah, alhamdulilah hubungan kita baik.
dan disinilah aku berada wkwkw. satu kenyataan bahwa: aku gak perlu cari sesuatu dari orang lain untuk jadi bahagia. karena aku sekarang tidak dalam hubungan dan aku bahagia. untuk bisa berbicara seperti itu tentu tidak mudah, tapi aku tidak berbohong. aku suka kehidupanku yang simpel, ternyata cukup nyaman untuk hanya mengurus diriku saja dan bersenang-senang sendirian. melakukan hal yang aku suka, mengenali diriku lebih dalam, dan mencari pengalaman. bukan berarti aku menutup kemungkinan untuk menjalin hubungan, tapi rasanya belum waktunya buatku. gak ada gunanya berpusing-pusing memikirkan hal yang aku tidak bisa kontrol. dan ternyata hal itu ada di urutan kesekian untuk menjadi prioritasku. kurasa cinta (atau apapun itu) akan datang sendiri. karena bukannya itu yang selalu terjadi? huft semoga ya aku bisa jatuh cinta lagi. aku kangen rasanya menjadi puitis karena cinta. ini serius xD
(sambil nunggu ada yang nemenin kok, 23 orang namanya NCT wkwkw)
and yup, i guess that’s it for single and happy.