ketika kamu memutuskan untuk menyudahi hubungan, kamu bukan hanya harus merelakan masa lalu, tapi juga perlu merelakan masa depan.
tentang apa-apa yang telah direncanakan bersama, tentang daftar-daftar yang menunggu untuk dicoret, tentang orang-orang yang seharusnya bisa jadi bagian hidupmu juga, tentang tempat-tempat yang walaupun tidak akan berpindah, tapi perasaanmu telah berubah.
sesak, ya. kamu berusaha menolak untuk merasa sakit meskipun kamu tau rasa sakit itu akan datang cepat maupun lambat.
sulit, ya. mengetahui kamu harus tetap mengikuti tempo semesta seakan tidak ada yang acuh bahwa kamu sedang tidak baik-baik saja.
tak apa, kamu akan baik-baik saja. tidak harus sekarang, dan memang tidak bisa sekarang.
biarkan luka menyelami dadamu, biarkan kenangan menancap di nadimu.
toh dia pernah jadi bagian dari hidupmu, tidak ada salahnya menyimpan sedikit serpihannya dalam dirimu.
beberapa tahun, bulan, atau bahkan minggu lagi kamu akan menyadari kamu telah melewati ini semua. kamu akan tertawa dan dengan bangga menyatakan bahwa: kamu telah bertahan.
(di penghujung 13 Oktober 2020)