Assalamualaikum ayah bunda.. 😊🙏 Kali ini kita akan bahas sedikit tentang perbedaan paham ekonomi yang banyak digunakan di berbagai negara di dunia. Apa saja kah? 1. Paham ekonomi komunis : Sarana produksi individu diambil alih lalu diserahkan kepada masyarakat untuk dimiliki bersama-sama. Barulah kekayaan bersama didistribusikan kepada setiap individu sesuai kebutuhan masing-masing. . Sayangnya, ketika pengelolaan kekayaan bersama diambil alih oleh badan eksekutif, seluruh rakyat menjadi tidak berdaya. Badan eksekutif sendiri awalnya dipilih oleh rakyat. Dari sinilah cawan itu muncul untuk memelihara diktator yang mengatasnamakan kepentingan umum. Akibatnya, hak individu untuk mengembangkan usaha menjadi sangat terbatas. . . Kurang lebih itulah sepaket tawaran paham komunis yang kini masih dijalankan oleh beberapa negara di dunia, termasuk Cina. [Sumber inspirasi : Ensiklopedi Muhammad jilid 3] 2. Paham ekonomi fasism : Paham ini beranggapan bahwa warga negara dapat memiliki alat produksi, meski tetap dalam perencanaan dan kendali negara. Hak individu masih dipertimbangkan, sayangnya dalam praktiknya tidak jauh berbeda dengan solusi yang ditawarkan oleh paham komunisme. . . Fasisme menuntut kekuatan sentral untuk menjaga industri negara. Sehingga rakyat ditempatkan menjadi pelayan pemerintahan. . [Sumber inspirasi : Ensiklopedi Muhammad jilid 3] 3. Paham ekonomi Islam: Prinsipnya, perekonomian Islam diawali dengan akad. Tidak ada pajak, namun ada pengelolaan zakat. Dimana hak individu, disana ada hak orang lain. Pada hakekatnya, setiap orang dan kelompok berhak mengambil keuntungan sebanyak-banyaknya asalkan tidak merugikan pihak lain. Garis bawahnya adalah tidak merugikan pihak lain. . Islam juga melarang dengan tegas penyimpangan dalam pengelolaan ekonomi diantaranya; - Riba - Risywah - Tadlis - Maysir - Gharar - ikhtikar [Sumber inspirasi : Ensiklopedi Muhammad jilid 3] #arisanbuku #arisanbukuanak #bukuanak #bukucerita #bukuceritabergambar #ensiklopediamuhammad.












