Berkeringat Demi Kelurganya Pak Boss
Jika aku boleh memilih, aku ingin sekali keluar dari keadaan ini. Keadaan macam apa ! Aku terlihat seperti singa dungu. Pikiran kemana mana. Tapi tubuh tak bisa berkutik apapun. Sejenak memandang mendungnya langit dari celah jendela. Jika perihal ini aku terlalu gegabah mengambil keputusan, aku rugi. Rugi materi. Rugi tenaga. Rugi waktu. Bahkan buruh berkelas bawah macam aku ini besok " MAU MAKAN APA " pun aku sudah gila sendiri memikirkan itu semua sebelum terjadi.
Sabun, odol, cicilan, dan bedak apa iya bisa di cancel untuk sementara ? Bukan soal kerjaan yang melelahkan, tapi soal dimana antara aku, dia, dan mereka saling menguatkan. Aku butuh uang. Kau butuh tenaga. Jadi, bagaimana kalau kita ngopi saja ?









