Thaha #5: Semua Milik Allah
“Milik-Nyalah apa yang ada di langit, apa yang ada di bumi, apa yang ada di antara keduanya, dan apa yang ada di bawah tanah.”
Semua, bukan hanya yang ada di atas (langit) tapi juga apa yang ada di bumi, di antara langit dan bumi, serta yang ada di bawah tanah. Iya, emas, minyak, batu bara, tanah basah, tanah kering, dlsb semua milik-Nya.
Kata ٱلثَّرَىٰ artinya the lowest part of soil.
Ayat ini juga mau menunjukkan bahwa hal yang bahkan dianggap manusia tidak berharga karena posisinya di bawah dan diinjak-injak, semua milik Allah.
Ayat ini juga ga terlepas dari kisah Firaun, di akhir hayatnya Firaun tenggelam dalam tanah basah saat menyebrangi lautan yang terbelah menjadi dua oleh tongkat Nabi Musa. Ayat ini semakin menyadarkan akan ketidakberdayaan Firaun manusia yang mengaku dirinya tuhan, karena tempat di bawah bumi yang menjadi tempat terakhir Firaun pun adalah milik-Nya. Wallahualam.
__
Setelah baca ini (lagi) jadi tersadar bahwa nanti ketika sudah saatnya kita meninggal dunia dan dikuburkan, kita akan berada di tempat milik Allah juga hanya beda posisi saja. Meski sempit dan gelap, ada harapan bahwa tempat itu bisa menjadi tempat yang lapang dan menyenangkan dengan kekuasaan-Nya. Tempat itu yang disebut dengan alam barzah masih bisa kita usahakan saat ini dengan berbuat baik dan berdoa pada pemilik “tahta tsaro” :”
Ardina. Bandung, 9 Desember 2021, sembilan menit lagi hari berganti semoga besok tetap bisa bangun pagi.











