tenang, ada Allah yang membersamai kita..
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ
“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu” (QS. Al Baqarah: 152)
Kalau saja setiap saat kita bisa memahami dan meyakini bahwa Allah Maha Baik, Allah teramat baik pada setiap hambaNya, barangkali hati kita akan lebih tenang karena mempercayakan hidup kita sepenuhnya pada Allah.
Ada begitu banyak yang belum kita ketahui tentang masa depan yang masih menjadi rahasia Allah, bahkan takdir esok hari juga tak pernah ada yang tau. Tapi justru ketidaktahuan itu yang membuat kita menjadi hambaNya yang bertawakal utuh.
Kalau kita bayangkan bagaimana orangtua sangat menyayangi anak-anaknya, maka bisakah kita bayangkan bagaimana Allah pasti jauh lebih menyayangi hamba-hambaNya?
Teringat sebuah kisah Rasulullah dan Abu Bakar ketika beristirahat di Gua Tsur. Abu Bakar yang sangat menyayangi Rasulullah, beliau rela merobek kain untuk menutup lubang di Gua Tsur yang dikhawatirkan ada hewan berbisa yang membahayakan Rasulullah. Bahkan ketika kain sudah tak cukup, Abu Bakar menggunakan kaki beliau untuk menutupi hingga tersengat hewan.
Ketika pasukan Quraisy mendekat ke arah Gua Tsur, Abu Bakar sangat cemas dan khawatir mereka akan melihat ke dalam Gua lalu menangkap Rasulullah.
Lalu dengan tenangnya Rasulullah menyampaikan kepada Abu Bakar,
“Wahai Abu Bakar, bagaimana pendapatmu tentang dua orang, sedangkan yang ketiga adalah Allah?”
“Laa tahzan, innallaha ma’ana (jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita”. (dikisahkan dalam QS At Taubah:40)
YaaRabb, kecintaan macam apa yang beliau berdua miliki. Ketika Abu Bakar mencemaskan kondisi Rasulullah, lalu Rasulullah menenangkan bahwa ada Allah yang membersamai.
Memang Allah tidak menjamin hidup ini akan berjalan mudah, tapi Allah menjamin siapa saja yang mengingat Allah, pasti Allah akan mengingatnya. Dan mengingat adalah bentuk tanda cinta, maka semoga kita termasuk hamba-hambaNya yang senantiasa mencintai Allah dan dicintai oleh Allah ya.. allahumma aamiin :”
“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu” (QS. Al Baqarah: 152)