Nyatanya hidup di lingkungan baru tantangannya berbeda lagi. Dan nyatanya lebam-lebam kemarin itu bikin aku lebih bodo amat, lebih cuek, dan lebih nerima kekurangan. Intinya, lebih kuat. Memang benar setiap kejadian ada hikmahnya. Ada kebaikan yang Allah mau buat kita. Mungkin akan berbeda aku yang hari ini jika sebelumnya nggak merasakan lebam-lebam itu.
Aku hari ini punya temen cewek lebih banyak. Nggak sendiri kalau jalan beli makan ke Kantin. Nggak bingung mau makan sama siapa. Allah, Engkau baik banget sama aku, MasyaAllah 🥹
Kembali ke tantangan itu, aku baru menemukan bahwa kekurangan disini adalah masing-masing tim punya sekat. Silo-silo istilahnya. Macam geng-gengan gitu. Jadi tim under Manager A ya kumpul, main, dan makannya sama itu-itu aja. Aku jujur kecewa, padahal di sini hampir sempurna. Sangat disayangkan culture yang terbentuk kaya gini. Tapi yasudahlah selama mereka kalau di tanya masih welcome, masih mau jawab, masih mau senyum. Toh, ke sini-sini aku sadar, kalau dipaksakan juga sulit karena kita masing-masing-masing sibuk dengan kerjaan sendiri.
See, betul kan aku yang sekarang lebih cuek?. Yess lanjutkan Ndah! Good Job, Ndahoo!
Terlalu banyak hal yang bisa disyukuri. Kamu nggak boleh banyak nangis lagiii dan semoga besok-besok tetap seperti ini yaa kamuuu. Ingat kalau mulai goyah baca lagi aja tulisan ini 😊.
05.02.2025
Nunggu suami di Halte Ragunan







