Ada yang menunggu dengan harap cemas yang tidak ada henti-hentinya
Ada yang menengadahkan tangannya meminta dalam do’a
Ada yang tak henti hentinya menatap detik demi detik berlalu, berharap waktu-waktu yang sulit akan segera berakhir
Ada kakek tua yang penuh ambisi bisa sehat kembali
Ada anak kecil yang hanya bisa terdiam bingung melihat selang infus dan obat-obatan yang diberi
Ada yang saling bergandengan, saling menguatkan
Ada yang di dadanya penuh sesak, ditinggal orang terkasih
Ada yang menjerit, menangis tak terima atas takdir yang diberi
Sejenak dalam hati saya bergumam, kesehatan dan keselamatan adalah 2 nikmat yang kadang kita lupakan
Saat sehat kita lupa bahwa ada Dia pemberi nikmat sehat yang kadang tidak kita syukuri dari bangun tidur, bisa bangun dan membuka mata di pagi hari, bergerak dengan menggunakan anggota gerak untuk beribadah, mampu makan dengan lahap, berbicara dengan lantang, menggunakan segala indera yang diberi dengan baik, mampu membuang kotoran besar dan kecil tanpa hambatan, hingga tertidur dengan tenang dan nyaman
Nikmat keselamatan yang juga kadang kita lupakan, keluar rumah dan kembali dengan selamat, berkendara dan diberi keselamatan hingga tujuan adalah nikmat yang sangat sering kita sepelekan