True process of writing long ass argument.
Yang saya pelajari adalah menulis berbeda dengan membaca.
Kalau membaca, semuanya serba terorganizir. Kamu mungkin mulai dari poin A Ke Poin B lalu ke poin C.
Tapi kalau menulis, kamu bisa saja mulai di poin C lalu poin B, lalu Poin A lalu ubah semua struktur kalimatnya supaya mereka berurutan.
Ternyata, pikiran kita memang tidak terorganizir dan butuh latihan untuk mampu dirapikan. Paling panjang bisa rapi itu 200-250 kata. Selebih itu, ada proses editing, memberikan subtopik ke setiap pembahasan supaya yang dibicarakan tidak lari kemana-mana









