Diterik siang matahari, aku masih duduk ditempat ini. Menunggu kedatangan yang telah pergi.
Ombak biru menyapu kakiku. Hangat, namun setelah ia pergi hanya dingin ku rasakan.
Waktu terus berjalan, semakin lama semakin dingin. Sendiri, menunggu ketidakpastian.
Haruskah aku tinggalkan saja? Haruskah aku lupakan saja semuanya?
Terlalu sulit untuk bertahan sendirian. Deburan ombak dan hembusan angin itu sangat tidak bersahabat.
Terlalu banyak waktuku yang telah habis untuk menunggu. Menyapa pagi dan mengucapkan selamat tinggal pada senja.
Menjemput mereka yang telah pergi akan selalu menjadi usaha yang sia-sia. Mereka akan pulang, namun akan selalu pergi lagi.
Tidak banyak bukan yang bisa dilakukan oleh aku telah dilupakan. Hanya bisa menunggu. Menunggu kesibukan mereka segera selesai dan segera pulang kembali.