Perkenalkan kami dari TEMAN VIRTUAL. Mulai dari sini, kami akan bercerita, berbincang, dan ngobrol seputar Dunia Virtual. Baik, dari keluh kesah kami, kisah kami, bahkan cerita dan pengalaman kalian yang relate juga.
seen from United States
seen from Malaysia
seen from China
seen from South Korea
seen from United States

seen from United States
seen from China
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from T1
seen from China
seen from Japan
seen from Canada
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Kazakhstan
Perkenalkan kami dari TEMAN VIRTUAL. Mulai dari sini, kami akan bercerita, berbincang, dan ngobrol seputar Dunia Virtual. Baik, dari keluh kesah kami, kisah kami, bahkan cerita dan pengalaman kalian yang relate juga.
Inget2 di tahun 2015 dengan @a2ariz . Saat itu kami mempertahankan proposal upgrade industri pengawetan makanan di Indonesia di depan para investor. Ternyata seluruh direktur (5 orang plus executives) setuju dgn proposalnya. Saat itu kami bahagia karena secara bisnis, operasi dan teknis bisa lolos dari screening mereka.
Setelah kembali ke Indonesia kami langsung mempersiapkan platformnya termasuk perizinan. Berjalan 2 bulan, beberapa minggu sebelum signing contract, ternyata ada konflik terkait mekanisme investasi yang tidak sesuai dengan keinginan kami(cukup merugikan). Karena cukup sulit untuk diubah mekanisme investasinya maka, signing contract pun tidak dapat dilanjutkan.
Banyak pihak yang saya ikut sertakan dalam tim ini (teman bahkan dosen-maaf), sayangnya harus ditunda terlebih dahulu visi besar ini sampai ada investor yang siap memajukan penerapan teknologi pengawetan makanan di negeri tercinta ini. Memang bukan teknologi paling baru, tapi teknologi ini mampu menggenjot ekspor bahan makanan kita, supaya bahan makanan kita dikenal luas bukan hanya di Indonesia. #ceritakami #sayangdibuang #semogajadiInspirasi #latepost #2015 #IndustriIndonesia #bisnis #bisnisIndonesia (at Raffles Place)
Kalian hanya bertanya soal kapan, setelah itu kalian kemana ? Ibu meminta kami menunggu, bersabar. Dan kami percaya setelah itu ibu yang akan mendampingi kami.
- drama
Rasanya baru kemarin kita janji suci, aku masih saja terkejut setiap pagi kau mengecup keningku "selamat pagi sayang"
- nikah rasa pacaran
Cerita Kami
Sekarang izinkan kami bercerita tentang apa yang telah dilakukan oleh Rumah Sahabat. Rumah Sahabat sudah berjalan dua tahun (dua periode), terdiri dari dua rumah yaitu putra dan putri yang berada di daerah Pelesiran, Bandung (sekitar kampus ITB). Di semester pertama, yang kami lakukan adalah pemetaan mesjid-mesjid di wilayah sekitar lingkungan rumah kami. Ada dua mesjid yang sekarang menjadi fokus kami yaitu Mesjid Nurul Iman dan Mesjid Al Arif dan sebagai langkah awal kami fokus terhadap pengaktifan kembali pengajian Al Quran untuk anak. Kondisi pengajian anak untuk kedua mesjid ini awalnya masih kurang aktif. Mesjid Al Arif sebenarnya aktif beberapa tahun sebelum kami datang, tetapi karena adanya pembangunan mesjid total maka pengajian anak menjadi kurang aktif.
Beberapa cara dilakukan agar bisa mengaktifkan pengajian anak di kedua mesjid tersebut. Mulai dari pendekatan terhadap anak-anak sekitar, survei terhadap warga, dll. Bahkan awalnya pengajian sempat dilakukan di rumah. Namun pada akhirnya bisa sustain dilakukan di mesjid. Beberapa acara yang telah dilakukan diantaranya Peringatan Isra Mi’raj, Maulid Nabi, 17 Agustus, itikaf Ramadhan, dan lain-lain.
Rumah Sahabat periode 1 alhamdulillah sudah mengaktifkan kembali pengajian anak. Rumah Sahabat Periode 2 fokus terhadap pembangunan sistem yang baik untuk pengajian anak dan mulai fokus terhadap pembinaan remaja.
Untuk mencapai visi : “berupaya untuk meningkatkan kesolehan masyarakat” memang diperlukan waktu yang lama sehingga setiap kepengurusan memiliki perbedaan fokus kerja. Bahkan efeknya bisa jadi tidak serta merta dalam tahun yang sama, bisa jadi efeknya baru muncul saat beberapa tahun mendatang.
Butuh proses yang panjang, sistem yang menyeluruh, dan banyaknya kader yang berkualitas untuk mewujudkan visi tersebut. Ditambah lagi dengan kultur masyarakat yang tidak bisa dengan mudah untuk diubah menuju hal yang lebih baik.
Mungkin dari luar orang melihat cukup banyak yang telah dilakukan oleh Rumah Sahabat. Namun pada dasarnya kamilah yang seharusnya bersyukur karena bisa diberikan sarana untuk belajar bersosialisasi dan peduli terhadap masyarakat. Kami telah diberikan sarana untuk dapat melihat langsung kondisi masyarakat sekarang, yang tentunya sangat bermanfaat untuk kehidupan kami kelak.
Live Updated : SIDANG TERBUKA SENAT, UNIVERSITAS NEGERI SUMATERA UTARA MEDAN DALAM ACARA DIESNATALIS KE 42 DAN WISUDA SARJANA KE 63 wisuda udah kita...tahniah semuanya... #ceritakami #kamikonvo #anaqisahlim #anak_malaysia #anak_pahang