Sebuah Pertanyaan tentang Gajah
Pertanyaan ini datang satu tahun yang lalu, saat Relawan Earth Hour Solo sedang kampanye Selamatkan Gajah dari kepunahan di CFD Slamet Riyadi. Seorang anak kecil menghampiri dan bertanya
A: Kenapa gajah harus diselamatkan? Kalau engga ada gajah kenapa?
EH: Hm..Kalau gajah udah engga ada, nanti anak cucu kamu gatau dong sama yang namanya gajah
A: Kalau cuma kaya gitu kan bisa dikasih liat fotonya aja kak
EH: *Mikir keras*
Kemudian anaknya ngeloyor pergi.
Gue jadi kepikiran sih, kayanya belum banyak yang tau juga soal peran penting Gajah. Setelah sekian lama terpendam, akhirnya menyempatkan diri untuk browsing mencari peran gajah di circle of life. Here’s what i found:
Gajah adalah salah satu makhluk yang berbagi tempat hidup dengan manusia. Habitatnya di hutan dan savana yang keberadaannya menunjang hidup manusia. Gajah punya peran penting untuk menyeimbangkan komunitas alam.
Keberadaan gajah membantu ketersediaan air bagi hewan penghuni hutan lainnya. Gajah biasanya mencari air dengan menggali permukaan tanah dengan taringnya dan menekannya dengan kaki. Bekas galian air tadi bisa jadi sumber mata air buat binatang lain
Gajah membantu tanaman untuk melalui siklus hidupnya. Maksudnya adalah gajah memakan tanaman, sehingga tanaman memiliki kesempatan untuk terus tumbuh, semacam regenerasi kali ya. Kotoran gajah juga menjadi penyubur tanaman disekitarnya.
Gajah sebagai salah satu binatang dengan postur yang cukup besar ternyata berperan juga buat membuka jalan dan buka lahan dengan menjatuhkan pohon-pohon agar rumput dan tanaman lainnya bisa tumbuh menghidupi binatang lain termasuk manusia yang mengandalkan bukaan lahan dari gajah
Referensi:
http://www.soselephants.org/about_elephants.html
http://www.savetheelephants.org/about-elephants-2-3/importance-of-elephants/
http://www.amaraelephantblog.com/2013/06/why-we-need-to-save-elephants.html
Selain itu, masih ada beberapa sifat natural gajah yang bisa dijadikan contoh, seperti sifat setianya. Oom Tulus salah satu orang yang juga terinspirasi dengan Gajah.
Di film The Jungle Book, Gajah dianggap sebagai hewan yang paling bijak. Merekalah yang berperan untuk memperbaiki kerusakan hutan, membuat barrier dari api sampai membuat jalan untuk air mengalir.
Mungkin masyarakat Indonesia kurang begitu merasakan dampak dari punahnya Gajah dari ekosistem. Mungkin juga karena gajah bukan hewan yang disucikan seperti di Thailand. Tapi Gajah yang ada di Indonesia itu termasuk salah satu spersies yang penting. Keberadaan Gajah Sumatera saat ini semakin berkurang karena konversi hutan (hutan Sumatera) menjadi lahan sawit dan semakin maraknya perburuan gading Gajah secara liar. Hingga tahun 2007 populasi Gajah Sumatera sudah berkurang hampir 70% (WWF, 2008).
Intinya, Gajah punya perannya sendiri dalam melestarikan kehidupan Bumi yaitu menjaga keseimbangan ekosistem hutan kita. Kita juga harus menjaga keberadaan Gajah terutama Gajah Sumatera, jangan biarkan punah. Ayo jaga habitatnya dari kerusakan akibat pembakaran hutan untuk perkebunan sawit dan pembangunan. Salah satu langkah nyata yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan nasib Gajah adalah dengan tidak membeli produk-produk yang mengandung minyak sawit dari produsen yang tidak responsible.
Kampanye Selamatkan #NasibGajah gak selalu harus di tanggal 12 Agustus kan. Terimakasih adik kecil yang sudah bertanya :)
Jakarta, 22 Februari 2017
© Laras