Tentang Hati
Cinta memilih hati sebagai tempat untuk tumbuh dan bersemi. Bukan di akal atau pikiran. Benih-benihnya tertanam pada ruang-ruang hati. Yang tentu berharap akan tumbuh hingga mengakar .
Cinta adalah luapan hati dan gejolak saat dirundung keinginan untuk bertemu sang kekasih; (Ibnul Qayyim al-Jauziyah).
Dapat dikatakan, luapan hati dan gejolaknya adalah ekspresi berseminya cinta di dalam ruang-ruang hati. Benih-benih cinta yang tertanam jika dirawat dengan baik, tulus dan sabar tentu akan tumbuh dan bersemi memanenkan kasih dan sayang. Sebaliknya jika benih-benih cinta tak pernah dirawat atau disirami dengan sifat kasar dan ego maka benih-benih akan mati atau bisa saja berbuah kekecewaan seiring berjalannya waktu.
Setiap amal tergantung pada niatnya. Sedangkan niat itu ada di dalam hati. Hati yang baik, menggambarkan baik pula amalnya. Hati yang buruk, menggambarkan pula amal buruknya.
Hati sudah sifatnya berbolak-balik. Iringi ekspresi hati dengan husnudzon kepada ketentuan Allah. Selalu memanjatkan doa
“Yaa Allah, berilah cahaya pada hatiku, berilah cahaya pada lidahku, berilah cahaya pada pendengaranku, berilah cahaya pada penglihatanku, berilah cahaya di belakangku, berilah cahaya di depanku, berilah cahaya di atasku, berilah cahaya di bawahku, Yaa Allah, besarkanlah cahaya untukku.”
Aamiin :)












