Bukan -- bukan testimoni klinik TCM. Sumpah. Ini testimoni tentang kelas gue tercinta di mana dua tahun gue melewatkan umur gue demi ilmu-ilmu berharga, baik yang akademis maupun filosofis. Kali ini gue ingin mengutarakan kesan-kesan mengenai penghuni XII IPS alias El Sophomore satu persatu, perseorangan.
Biasa disebut sebagai Uda-nya kelas, orangnya cablak dan jahil tapi nggak diragukan kalau baik banget. Speed ngomong di atas rata-rata. Punya ciri khas kalau nunjuk pakai jari tengah. Nggak pernah nyebut 'cewek' atau 'wanita' atau 'akhwat', tapi selalu 'perempuan'. Argumentator ulung. Kini melanjukan studi di jurusan Sosiologi Universitas Sebelas Maret Solo.
Biasa dipanggil 'Kampung', orangnya pinter nggak ketulungan. Kadang-kadang sengak dan kayak bocah tapi bikin rame suasana. Mantan wakil ketua OSIS. Diperkirakan bakal jadi ketua BEM FE UI. Terkadang alay. Kini melanjutkan studi di jurusan Akuntansi Universitas Indonesia.
Orang dengan cita rasa seni paling tinggi di kelas, sekaligus memang cewek paling tinggi di kelas. Serada jayus tapi nyenengin, seru. Gambar jago, nyanyi keren, puisi mantap. Paling ogah kena make-up (waktu Farewell aja harus gue kejar dan paksa biar mau pake lipstik). Tulisan tangan menyerupai tulisan dokter. Kini melanjutkan studi di jurusan Desain Komunikasi Visual Institut Teknologi Nasional Bandung.
Sinden kelas, hobinya ngecengin guru Geografi. Anak gahul Pandeglang asli. Seru, asik, partner-in-crime kalau mau cabut dan kabur dari kelas. Kini melanjutkan studi di jurusan Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia.
Biasa dipanggil sebagai 'Mas Midi' (mengikuti nama penjaga Ganesha Operation cabang Pandeglang, entah kenapa), orangnya halus layaknya hybrid Jawa-Sunda lainnya. Suka bikin grafitti dan nggambar-nggambar kecil. Baiknya nggak ketulungan, tapi kadang-kadang iseng sama jahil juga (diajarin Halim). Kini melanjutkan studi di jurusan Akuntansi Universitas Negeri Yogyakarta.
Maknae alias anggota kelas yang paling muda, biasa dipanggil Ijik. Polos dan lugu tapi mandiri. Bocah, suka ngajak mainan yang bocah. Dengan suara cemprengnya selalu meramaikan kelas. Kini melanjutkan studi di jurusan Psikologi Universitas Indonesia.
7. Fathya Rizkiati Sundani
Mendapatkan julukan 'Teteh' setelah menjadi wakil 2 Teteh Pandeglang, cewek yang aslinya orang Tangerang ini heboh seheboh-hebohnya. Suka buka sesi konsultasi kelas, baik dalam masalah cinta, kecantikan, dan lain-lain. Gahul maksimal. Kini melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid.
Bisa dibilang salah satu manusia paling alim di kelas (secara, mantan anggota Sekbid Peribadatan). Rapi, bersih. Kalem tapi sebenernya sama aja kayak yang lain. Fangirl Yui. Kini melanjutkan studi di jurusan Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Pendidikan Indonesia.
Bisa dipanggil Irwan, Janto, dan Ngkong. Calon politisi banyak gaya. Ramah tapi sering disalahartikan jadi ngerayu, makanya sering diledek sebagai playboy gagal. Baik dan mau mendengarkan setiap orang yang curhat sama dia, nggak peduli gendernya apa. Kini melanjutkan studi di jurusan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman.
Tipe pelajar teladan yang tidak suka mengabaikan tugas dan kabur dari kelas. Sekretaris berpengalaman. Baik hati, rajin menabung, tidak sombong, hormat pada orang tua. Mantan pengurus darurat Koperasi ketika ditinggal Teh Rini. Cermat, teliti, gigih, bersih. Bisa jadi dosen baik hati di masa depannya. Jayus (ini biasa). Kini melanjutkan studi di jurusan Manajemen Universitas Jenderal Soedirman.
Neneknya angkatan (padahal bukan dia yang paling tua). Cerewet dengan suara tinggi melengking dan speed bicara di atas rata-rata. Suka jualan kue kering bikinan emaknya di asrama. Asik diajak jalan dan berpetualang. Anak tunggal tapi mandiri abis. Kini melanjutkan studi di jurusan Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia.
12. Puti Priyanka Andiyani
Gue. Iya, ini gue. Udah ya, nggak usah dikasih komentar.
Baik hati, rendah hati, calon istri idaman *eh*. Punya kemampuan untuk tidur di mana saja. Pipinya siap dicubit kapan saja. Punya impian untuk buka kursus Bahasa Inggris bernama 'Bumbaity'. Sering galau. Melanjutkan takdir keluarga sebagai guru. Kini melanjutkan studi di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Pendidikan Indonesia.
Ketua alumni angkatan, dikenal luas dengan kecadelan dan kesengitannya. Sekilas slenge'an tapi romantis (kalau lagi sama pacarnya). Bisa digolongkan sebagai cowok gahul. Pantas jadi anggota boyband. Gemuk dan subur. Kini melanjutkan studi di jurusan Manajemen Universitas Padjajaran.
15. Sinta Uswatun Hasanah
Fangirl K-Pop, J-Pop, dan Bollywood. Hobinya Omegle-an yang kemudian dilanjutkan dengan Skype-an dengan para bule. Sengit. Paling asik digangguin. Soulmate-nya Tia. Kini melanjutkan studi di jurusan Akuntasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Wanita perkasa (jangan tertipu dengan posturnya yang mungil, dia biasa ditunjuk jadi seksi peralatan). Dikenal dengan ke-gaje-annya. Kehilangan linggis pasca SDC 2010 (dan terus diledekin karena itu). Bersih, ngambekan. Gajenya bikin kelas rame. Sumber perkakas di asrama. Kini melanjutkan studi di jurusan Ekonomi Pembangunan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Cewek paling mistis di kelas. Baik hati, rajin menabung, tidak sombong. Fangirl K-Pop (laptopnya penuh sama video Korea). Kini melanjutkan studi di jurusan Manajemen Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Pria galau yang didaulat sebagai Raja Alay. Mellow. Korban ceng-cengan di kelas. Sebenarnya baik hati dan mendengarkan. Gigih. Kini melanjutkan studi di jurusan Manajemen Universitas Brawijaya.
Cewek pendiam yang kritis abis, sebenernya seru dan gokil seperti member Sophomore yang lainnya. Suka nggambar. Fangirl anime. Kini melanjutkan studi di jurusan Kesejahteraan Sosial Universitas Indonesia.
Manusia (sok) tampan, berpenampilan lebih tua dari umur yang sebenarnya. Idola ibu-ibu. Karetan tingkat dewa. Selalu punya argumen untuk semua tindakannya. Pembawaannya tenang. Kini melanjutkan studi di jurusan Hubungan Internasional Universitas Al Azhar Indonesia.
Seberapapun freak, nyebelin, berisik, bocah, dan gejenya mereka, mereka tetap orang-orang paling berharga dalam hidup gue di CMBBS. Mereka udah gue anggap sebagai keluarga. Mereka ngangenin. Mereka tak terganti. They are a little piece of heaven I found there.