Kesejahteraan.
yang ngurusin comben di suatu perusahaan be like, “Kesejahteraan dan kehidupan orang lain yang aku ga kenal aja diurusin sampe ke tetek bengeknya, apalagi kesejahteraan dan kehidupan keluarga kita nanti.” Wk, geli!
Seketika terbersit pikiran kayak gitu waktu tadi jalan dari kantor BPJS Ketenagakerjaan ke Laboratorium Jasa Kartini, waktu ngurusin klaim JKK salah satu pegawai di kantor.
Abis itu muncul bayangan keriweuhan selama ini ngurus rumah dinas pegawai yang baru pada nikah, ngurusin pendaftaran BPJS Kesehatan anak pegawai yang kadang NIK atau KK nya belum tersinkronisasi di data dukcapil online, ngurusin klaim JHT ibu-ibu dapur yang resign berjamaah, ngurusin kebutuhan beras orang se-yayasan beserta keluarga-keluarganya, ngurusin pegawai yang mau pada mudik bareng, dan urusan-urusan rumah tangga orang lainnya wkwk. Rem to the pong, rhempongg cyin karena suka ada aja yang bikin gemec :) tapi da memang itu tugas saya, heu.
Dan jadi kepikiran, ini harapan di beberapa tahun yang lalu lho Bin! Dulu di kampus pengen banget aslinya masuk kesmah biar bisa bantuin mahasiswa lain, meski pada akhirnya belok ke dakwah fakultas. Nah ini Allah jawab saat kamu kerja, Bin. Nyadar ga?














