Memperbaiki orang salah itu mudah Memperbaiki anggapan salah itu yang susah #dakwah #dakwahilallah #tabligh #khurujfisabilillah #hidayah #masjidagung #dsas #honey #maduliarasli
seen from China
seen from China

seen from Singapore
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Germany
seen from China

seen from United States
seen from New Zealand
seen from Netherlands
seen from China
seen from China
seen from United States
seen from China
seen from United States

seen from United States
seen from China
seen from United States

seen from United States
Memperbaiki orang salah itu mudah Memperbaiki anggapan salah itu yang susah #dakwah #dakwahilallah #tabligh #khurujfisabilillah #hidayah #masjidagung #dsas #honey #maduliarasli
Orang yang berjalan di atas garis keyaqinan berbeda dgn org yg berjalan di atas garis keraguan #islamicquotes #212 #honey #odeng #badui #maduhitam #maduliar #agent #marketing #marketplace #iman #dakwahilallah #tabligh #sekolah #ekonomilangit #ekonomisyariah #economics
Ini agar kita mengerti, bahwa sabar dan ikhlas itu pertahanan diri. Apalah arti nama dan aksi besar tanpa iman yang berkobar? Bersabarlah... ikhlaslah..., hati dan diri kita ini harus dijaga. Bersabarlah... ikhlaslah..., surga melambai di depan mata mengajak kita mendekat, hiruplah wanginya. Sabarlah... iklaslah, buah kesabaran dan keikhlasan itu sangat menggiurkan. Dia suka orang sabar, Dia istimewakan orang ikhlas. Sabar dan ikhlas: sebelum, saat, dan setelah berbuat
@textgramofficial #sholat #DakwahIlallah #Khuruj #UsahaatasIman
@textgramofficial #Khuruj #DakwahIlallah #Islahdiri
Surat Untuk Ibu
Ibu aku dulu pergi , utk mencari dunia... Tpi besok aku pergi utk mngeluarkn dunia dari dlm hatiku, sbb dunia cukup ada pda gengamanku... Ibu dulu aku pergi, utk mencari harta... Tapi besok aku berangkat utk korbankn harta utk agama... Ibu dulu aku pergi, tk hnya sebulan 2 bulan tpi bertahun- tahun, utk belajar bgaimana mengusahakn harta & dunia, tpi kini aku hnya pergi 40 hari saja dari 365 hari yg ada dlm setahun yg kau punya... utk belajar perkara yg besar, bhkan lebih besar dari dunia & seisinya, utk usahkan iman & amal sholeh agar wujud dlm diri kita... Bgaimna agar agama masuk kedalam rumah kita, hingga masuk kedalam hati-hati kita... Rasulullah Saw telah beritahu, bahwa keluarga yg ditinggal keluar dijalan Allah mka 70.000 malaikat yg akn menjaga, bahkan bukan hnya para malaikat, Rabbnya para malaikat pun bersama mereka.... 1 orang yg memiliki kuda yg ia rawat , ia pelihara lalu digunakan utk jihad fii sabilillah, maka semua akn ditimbang bahkn kotorannya pun ditimbang menjadi kebaikn. Apalagilah jk seorang anak yg Ibu pelihara dari kandungan, lahirkn & ibu rawat hingga besar , lalu ibu gunakan utk bantu Agama Allah. Maka kelak diakhirat akn Allah pkaikn mahkota dari cahaya yg lebih terang dari matahari... Satu riwayat mnyebutkn, ketika Rasulullah Saw & para sahabat hendak berangkat kemedan perang. mka datang seorang Sahabiyah smbil mnggendong anak dtang kpda Rasulullah : Ya Rusulullah... bawalah anakku ini beserta pasukanmu" lalu Nabi Saw ktakan : "apa yg dpat dilakukan anak yg masih merah separti ini ? lalu ia mnjawab : " jk nanti senjata musuh diarahkn padamu ya Rasululluh jdikanlah anakku ini sbgai tameng utk perisaimu" Allahu'Akbar.... begitu besar kecintaan kpda agama ini sehingga ia korbankn yg tk mesti & Rasulullah saw tk mungkin mengizinknnya... tpi iman kita lemah Ibu tk sehebat Iman para sahabat, mka utk itu kita usaha atas iman... dgn korban walau hnya sedikit & kecil sekali Dgn mulut ini, mulut yg dulu ibu ajarkn dgn lembut utk dpt berbicara mesti masih terbata-bata, lalu setelah fasih bicara dipakai ajak manusia pda kebaikn, ajak manusia pd Allah & RasulNya... Dgn kaki ini, kaki kecil yg dulu ibu ajarkn utk tegak & mampu melangkah, kini langkah -langkah ini utk mnyebar mnjadi asbab hidayah utk umat seluruh alam... Dgn tangan ini, tangan kecil yg dulu ibu ajarkn bagaimna menengadah utk berdo'a meminta pda Allah ta'ala, kini dipakai utk berdo'a agar Allah kekalkn hidayah dlm diri kita, keluarga kita & umat seluruh alam... Aku tau, Ibu tak setegar Maisyitoh yg relakan seluruh keluarganya utk berkorban bntu agama Allah, hingga Nabi Saw mncium keharuman yg sangat dari pusaranya.... Namun sudah mnjadi ketetapan, utk menambah kecintaan pda agama mestilah dgn pengorbanan... Dan aku hnya mampu dgn pngorbanan kecil ini.. Dulu aku bertahun_tahun tk pulang utk usahakn dunia & ibu mampu utk kutinggal... Tpi kini hanya 40 kali sarapan pagi saja, aku tk memakan masakanmu utk berangkt pergi usahkn ilmu & iman utk islah diri , aku yakin kau pasti mampu Ibu... Ibu ridhomu adlh kendaraan utama dlm perjalananku nnti, aku tk minta bekal apapun darimu, yg ku minta kau sebut namaku dlm setiap do'amu... Aku pergi utk belajar, utk tdk mnyusahknmu, bagaimna agar bisa berkhidmat pdmu dgn lembut & kasih sayang, bagaimna agar bisa berakhlak pdmu dgn kesantunan Utk belajar perkara Ilmu agama & adab-adab Sunnah baginda Nabi saw utk Modal mnjadikn rumah sebagai madrasah... Ibu aku sayang pdamu, krna itu aku pilih jalan ini, jln mereka para kekasihaNya yg telah berhasil menjadikan wktu yg sebentar didunia , digunakn utk usahkn bekal utk kehidupan yg kekal (akhirat).... Yakinlaah... Anakmu ini akn baik- baik saja, Allah yg mnjaga seluruh makhluk dilangit & dibumi... Lalu apa susahnya bagi Allah utk mnjaga 1 orang anakmu ini Ibu... & aku yakin Allah yg akan menjagamu... Allah swt berfirman: ﻗُﻞْ ْﻥِﺇ َﻥﺎَﻛ ْﻢُﻛُﺅﺎَﺑﺍَﺀ ْﻢُﻛُﺅﺎَﻨْﺑَﺃَﻭ ْﻢُﻜُﻧﺍَﻮْﺧِﺇَﻭ ْﻢُﻜُﺟﺍَﻭْﺯَﺃَﻭ ٌﻝﺍَﻮْﻣَﺃَﻭ ْﻢُﻜُﺗَﺮﻴِﺸَﻋَﻭ ﺍَﻩﻮُﻤُﺘْﻓَﺮَﺘْﻗﺍ ٌﺓَﺭﺎَﺠِﺗَﻭ َﻥْﻮَﺸْﺨَﺗ ﺎَﻫَﺩﺎَﺴَﻛ ُﻦِﻛﺎَﺴَﻣَﻭ ﺎَﻬَﻧْﻮَﺿْﺮَﺗ َّﺐَﺣَﺃ ْﻢُﻜْﻴَﻟِﺇ َﻦِﻣ ِﻪَّﻠﻟﺍ ِﻪِﻟﻮُﺳَﺭَﻭ ٍﺩﺎَﻬِﺟَﻭ ﻲِﻓ ِﻪِﻠﻴِﺒَﺳ ﺍﻮُﺼَّﺑَﺮَﺘَﻓ َﻲِﺗْﺄَﻳ ﻰَّﺘَﺣ ُﻪَّﻠﻟﺍ ِﻩِﺮْﻣَﺄِﺑ ُﻪَّﻠﻟﺍَﻭ ﺎَﻟ ﻱِﺪْﻬَﻳ َﻡْﻮَﻘْﻟﺍ :halnakataK“ َﻦﻴِﻘِﺳﺎَﻔْﻟﺍ “Jika bapa- bapa, anak-anak, saudara- saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah- rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan- Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.” [at- Taubah:24]
Tulisan Saya yang dimuat di Dakwatuna, semoga bermanfaat.
Pipimu pernah merona merah tersipu malu bukan? Saat ada sesuatu yang menelusup ke dalam ceruk kepal jantung merah jambumu, tiba-tiba degupnya berubah cepat berpacu. Serangan merah jambu datang menjalar ke dinding hatimu. Seakan ada kelopak sayap kupu-kupu berwarna cerah mengepak di ruang rongga dada. Sesaat, ketika ada senyum tertuju padamu tanpa aba-aba, tertangkap jejala pandangan mata. Pernahkah kau rasakan begitu, Sewaktu matamu beradu tatap pada lelaki tanpa nama, tanpa sengaja. Serangan cinta pun menyusup tanpa perintah. Sehebat apapun kau menjaga hati di balik dada, rasa itu akan tetap ada menyapa. Tanpa kau minta. Begitulah fitrah siapapun pasti memilikinya. Tersebab serangan cinta menelusup ke hati tanpa menunggumu memasang teguh kuda-kuda. Tak mudah menepisnya, namun jikalau shalihah yang kau jadikan puncak cita-cita. Kau pasti punya cara menjaga fitrah, agar tak berubah menjadi fitnah, yang mengusik iman di balik selendang takwa. Diammu doa, di sajadah malam, di saat serangan kantuk mendera, kau tetap bangun berbincang mesra pada-Nya. Kau genggam erat sebuah petuah “Sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah”. Begitulah sang insan kamil Muhammad bin Abdullah memuji kaum hawa yang menjaga maruahnya tak mengumbar aurat, tidak pula membiarkan lelaki ajnabi menjamah. Yang berharga pasti terjaga. Kebaikan yang ada di seluruh dunia pun tak setara bandingannya. Menjadi mutiara bidadari surga, ini hadiah dari-Nya untuk setiap wanita yang bersusah payah mengejar gelar shalihah di dunia. Tak mudah, sebab tak jarang godaan, uji dan coba datang menghadang langkah. Dalam mihrab cinta-Nya, kau berlindung agar tetap terjaga. Menanti janji manis-Nya yang sering kau baca di dalam firman-Nya.
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2014/07/25/55082/petuah-untukmu-duhai-jelita/#ixzz38uhdla9U
Pada hakikatnya seorang Da’i/Da’iah itu wajahnya berhadapan dengan manusia, tapi hatinya menghadap Allah. Lisannya bujuk rayu manusia untuk ta’at pada Allah, tapi hatinya meminta-minta hidayah kepada Allah.
Mudzakaroh Dakwah