Sapih Dot
Tiga setengah tahun dan Kangmas belum bisa lepas dari botolnya, dia selalu mencari saat lapar, haus, saat perasaan tidak menyenangkan seperti bosan atau sedih, bahkan saat tidur nyenyak dia bisa nangis nangis mencari botolnya. Kami sudah beberapa kali mencoba memisahkan mereka, hanya saja selalu gagal karena kami belum tega dan khawatir kalau hal itu akan terlalu mengagetkannya.
Hingga akhirnya, 10 september 2021 kami memutuskan untuk memisahkan mereka dengan tegas. Bukan sekedar karena omongan orang, tapi karena saya sebagai ibu tahu inilah saatnya.
Hari pertama dan kedua tentu lumayan berat, apalagi menjelang tidur, dia minta gendong, minta makan, cerita lama. Alhamdulillah adiknya kooperatif, dia tidur lebih cepat sehingga kami bisa bergantian mengikuti maunya Kangmas, 2 hari pertama jam 2 pagi dia terbangun minta makan nasi karena memang sebelum sebelumnya di jam segini dia terbangun minta susu. Tapi di hari ketiga tidurnya mulai nyenyak, saya juga bisa tidur nyenyak karena selama ini sebentar sebentar Mas nangis nangis minta susu di tengah malam. Kalaupun sekarang saya masih terbangun di tengah malam hal itu dikarenakan dede masih asi.
Sapih dot Kangmas menjadi salah satu fase besar di hidup kami, Kangmas yang selama ini kalau tidur suka tiba tiba terbangun akhirnya bisa tidur nyenyak sampai pagi, ada sih beberapa kali dia nangis nangis tapi karena mimpi, tidak lama kemudian tidur lagi. Di siang hari juga aku merasa lebih lega, karena Kangmas lebih jarang minta susu, paling kalau bangun tidur, 2 atau 3 kali di siang hari dan malam menjelang tidur.
Kangmas sekarang minum susu pakai gelas, adiknya juga. Karena kalau adiknya tetap pakai botol, bisa jadi Kangmas lebih sulit disapih.
Semoga sehat sehat selalu anak anak sholeh, kesayangan ayah ibu, tumbuh berakhlak, cerdas dan menjadi kebaikan.
17C, 20 September 2021 05:38














