Untukmu yang Sedang Bertahan
Ada hari-hari di mana semangatmu terasa menipis. Bukan karena lemah, tapi karena kau sudah terlalu lama kuat. Kau tetap bangun pagi, tetap hadir, tetap mencoba —meski tak ada yang benar-benar tahu beratnya hari yang kau lewati.
Tapi hari ini, izinkan aku bilang: Terima kasih.
Terima kasih sudah bertahan, meski dunia tidak selalu ramah. Terima kasih sudah memilih untuk tetap hadir, walau kadang dirimu sendiri terasa jauh.
Semangat itu bukan selalu soal sorak sorai. Kadang, semangat adalah detik ketika kau memilih untuk tidak menyerah—meski diam-diam.
Jika tak ada yang mengatakannya hari ini, biar aku yang bilang:
Aku bangga padamu.
Jangan padam ya. Semesta sedang menyusun ulang segalanya. Yang kau tunggu, sedang dalam perjalanan.
–dari benang yang masih percaya













