(14)
Resonansi
Hubungan intrapersonal itu terjadi ketika kita punya frekuensi dan energy yang selaras. Beresonansi. Bertumbuh dan mencahayakan satu sama lain. Aku gak musti terus-terusan sinkronisasi denganmu yang tak bisa nerima perspektif lain. Jadi aku harus berhenti salahkan diri sendiri.
Not every missunderstanding is yours to fix. Karena orang yang mau mengerti engga akan bikin aku cape jelasin.
Sudah berulang kali aku menjelaskan. Dengan mengubah intonasi, ganti sudut lain, ganti topik, adjust arah bicara, cuma pengen kamu mengerti. Tapi kamu malah merasa terintimidasi. I think I’ve done. Aku bukan ancaman bagi siapapun terutama buatmu. Aku aman untukmu.
Apalagi? Terkadang aku pake analogi biar mudah dicerna, as if I’m feeding you slowly spoon by spoon. Aku tahu, bukan karena kamunya yang gak mau mengerti, tapi trauma itu masih memelukmu, mengendalikan otakmu. Kita sama-sama mendengarkan radio di ruang yang sama, tapi di frekuensi yang berbeda. Sinyal kita gak pernah bertemu, sekeras apapun aku mencoba.
Or am I wasting my energy? Your feeling are not always my responsibility.
I called it care. Tapi pikiranmu yang terus diganduli trauma itu tak bisa melihat niatku yang sebenarnya, otakmu gak mau memproses informasi secara objective.
Kamu cuma dengar apa yang mau kamu dengar, Aku ikuti itu, selalu obat manis yang aku berikan padamu. Temanku bilang, sesekali perlu juga memberimu obat pahit. Tapi saat aku coba meninggalkanmu, atribusinya error. Aku tahu kamu berusaha kuat. Tapi jangan sampai kau matikan semua. "Ketika elu berusaha menyelesaikan masalah angernya sendiri menjadi si muka lempeng tanpa ekspresi... tanpa disadari, elu matikan banyak sense juga, feelingnya, empatinya, intuisinya, firasatnya.
Aku terus menerus jelaskan... tapi kamunya tak siap menerima. Aku menyerap emosimu, bukan cuma membuang energi kognitifku. Dan kamu tahu apa yang membuatku semakin parah? aku meragukan diriku sendiri. Coz I care too much. Merasa bertanggung jawab atas perasaanmu, akhirnya jadi beban mental yang bikin aku terus menerus berusaha membuatmu mengerti dan nyaman. Exhausted!!
Sinkronisasi yang aku lakukan terlalu effort, aku jadi lelah sendiri. It's drain my energy....
May you attract people who speak your language, so you don’t spend a lifetime translating your soul.
Hopefully
















