Bukankah aku harus belajar ikhlas apa adanya?
Menerima bahwa ternyata tidak semua jalan menuju bahagia harus dilalui dengan bahagia.
Juga tidak dengan menyalahkan keadaan, sebab hari ini sudah lebih baik dari sakit yg kemarin.
Kupikir, dengan menyesalinya aku takkan beranjak dari sana sembari mengutuki diri. Bukankah itu sakit???
Bukankah aku harus melatih diri untuk tidak lagi menggenggam erat apa yg seharusnya kulepas??
Perihal ikhlas bukanlah keharusan melupakan, ikhlas adalah kerja kerasku seumur hidup untuk tidak bertahan dalam keadaan yang keliru.
Home. 2209










