Debat capres ke 4 - debat terbuka sesi 2

seen from United Kingdom
seen from China
seen from China
seen from Georgia
seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from Australia

seen from United Kingdom

seen from India
seen from Croatia
seen from China
seen from United States
seen from Malaysia

seen from United States
seen from Malaysia
seen from United Kingdom
seen from China

seen from China
seen from Malaysia
Debat capres ke 4 - debat terbuka sesi 2
#debatpilpres2019 #debatcapres #debatcaprescawapres2019 #debatcapres2019 https://www.instagram.com/p/BuTvN3KBmwz/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=7j8ys22waa1u
UNICORN INDONESIA, KOLONIALISME ZAMAN NOW? Masyarakat sepertinya baru tau istilah UNICORN dari Debat Capres kemarin. Dan mungkin baru tau juga kalau ternyata itu semua sebagian Besar di Miliki Asing? Jadi tak sadar ternyata Kita sudah di jajah oleh Asing lewat Aplikasi2 yang biasa kita pakai? Apakah kita bangga? Jelas Saya sebagai Rakyat Indonesia tidak Rela. Maka dari itu disini Saya Komitmen membesarkan PayTren sehingga menjadi Unicorn yang 100% Kepemilikan milik Anak Negeri. Muncul menjadi Pesaing dengan Asing. Dan komitmen tidak akan dijual untuk Asing. Jika Kita Cinta Tanah Air, Mari Support PAYTREN menjadi The Next Unicorn yang Besar untuk membantu Perekonomian Umat. Apalagi di Support Pemerintah & Para Ulama. Anda bagaimana? . Yuk mari segera Daftar PayTren karena ini untuk Kebangkitan Ekonomi Umat. InsyaAllah kita akan merasakan hasil jutaan, puluhan, sampai Ratusan juta dari PayTren. Berminat daftar? Chat WA: 082116180622 atau Klik link di Bio saya. . InsyaAllah dibimbing Sukses Berjamaah!! . #debatcapres2019 #paytren #paytrendigital #paytrenemoney #paytrendigitalteam #paytrenyusufmansur #paytreninaja #paytrenbandung #dutapaytren #adnanmuslim #aplikasipaytren #leaderpaytren #bisnispaytren #bisnishalal #bisnisonline #bisnisdigital #bisnis #yusufmansurnew #prabowo #sandiagauno #adilmakmur #indonesiabersatu #2019gantipresiden #viral #lagiviral #peluangusaha #alumni212 #tausiyahku #generasimilenial https://www.instagram.com/p/BuJck0bndTT/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=offbis0q4xjf
Di #DebatCapres kemarin, Pak @jokowi tampil cool, sangat menguasai permasalahan. Sementara Pak @prabowo lebih tenang. Lewat #DebatCapres2019 ini kita bisa melihat visi dan gagasan kedua #Capres2019 dalam membangun Indonesia ke depan. Ayo sama-sama kita sukseskan Pemilu 2019 ✊🇮🇩 . Repost @partaiperindo #Capres #DebatPilpres #DebatPilpres2019 #Pilpres2019 #Pemilu2019 #HaryTanoesoedibjo #HaryTanoe #HaryTanoeQuotes #JokoWidodo #Jokowi #JokowiLagi #01IndonesiaMaju #Prabowo #PrabowoSubianto #PartaiPerindo #Perindo https://www.instagram.com/p/BuCEJ9lhsUZ/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=69urmctw4k6a
Sandiaga: Pak Jokowi Tampil Rileks dan Tajam, Tapi Kurang Senyum
Forbes - Cawapres Sandiaga Uno memuji penampilan capres petahana Joko Widodo (Jokowi) dalam debat kedua. Sandiaga melihat Jokowi tampil rileks, namun kurang senyum. "(Jokowi) rileks juga tapi kurang senyumnya. Tapi Pak Jokowi rileks. Pak Jokowi tajam. Tadi sempat langsung referensi pada pribadi Pak Prabowo. Itu sebetulnya tidak kami siapkan," ujar Sandiaga di Jalan Bintang Mas Blok Masjid, RT 03-04 RW 06, Kelurahan, Nangewer, Cibinong, Bogor, Minggu (17/2/2019). Sandiaga mengaku tak menyangka dengan 'serangan-serangan' Jokowi di panggung debat. Salah satu yang disorot Sandiaga yakni saat Jokowi menyinggung tanah capres Prabowo Subianto di Kalimantan Timur dan Aceh. "Karena kita tidak menyangka kalau menyerang pribadi. Jadi terus terang tadi Pak Prabowo, tadi putus pas di pernyataan pamungkas tadi. Kelihatannya ditanggapi oleh Pak Prabowo," ujarnya. Meski demikian, Sandiaga juga menyanjung penampilan Prabowo . Eks Wagub DKI itu menilai, Prabowo menguasai materi debat, dan tampil rileks serta lebih banyak senyum. "Tadi Pak Prabowo banyak senyum dan sangat rileks, tidak tegang. Dan saya lihat Pak Prabowo menguasai masalah khususnya waktu bicara pangan. Beliau sangat memiliki kekhawatiran bahwa ini mesti dibedakan satu sikap yang ingin mengoreksi, sama sikap pesimis," kata Sandiaga. Sandiaga mengatakan, dalam waktu dekat akan ada evaluasi hasil debat kedua ini. Tim materi dan tim debat BPN Prabowo-Sandiaga akan duduk melakukan evaluasi debat. "Pasti akan ada evaluasi dalam beberapa hari ke depan. Tim materi dan tim debat akan duduk untuk evaluasi," jelasnya. Sandiaga juga menyoroti momen menarik saat Jokowi dan Prabowo berdebat mengenai lubang tambang yang masih menganga di beberapa wilayah. Prabowo mengajak Jokowi menyudahi perdebatan. "Manusia berencana, Allah yang menentukan. Ternyata dua topik tadi dua-duanya sangat setuju satu sama lain. Itu desain manusia seperti apa dan hasilnya tidak bisa ditentukan. Jadi saya yakin debat ini kita akan evaluasi. Ada yang saya menurut saya berhasil, ada yang belum berhasil," kata Sandiaga. Read the full article
Prabowo Bawa Buku 'Why Nations Fail' ke Panggung Debat Capres Kedua
Forbes - Capres Prabowo Subianto membawa sebuah buku di forum debat kedua Pilpres 2019. Prabowo menyebut buku itu berjudul 'why nations fail'. "Itu buku yang saya lagi baca. Buku yang saya baca terus itu why nations fail," kata Prabowo usai debat di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Buku tersebut dibawa Prabowo hingga ke atas panggung debat. Buku tersebut ia taruh di meja yang berada di panggung debat. Menurut Prabowo, buku itu sedang ia pelajari. Buku tersebut, kata Prabowo, menceritakan tentang negara yang gagal akibat korupsi. "Ini menarik sekali, jadi rupanya negara-negara gagal itu lembaga-lembaganya rusak, korupsinya terlalu banyak. Kita harus waspada. Bukan saya pesimis lho, nggak pesimis. Waspada," tuturnya. Terkait debat kedua, Prabowo mengaku puas. Dia juga merasa optimis bisa menyelesaikan masalah bangsa dan negara. "Ya optimis, kalau nggak optimis ngapain gua nyapres," jelasnya. Read the full article
Kaesang 'Targetkan' Sang Pisang Jadi Unicorn Lima Tahun Lagi
Liputanviral - Setelah warganet ramai mencuitkan unicorn di media sosial. Kali ini, putera bungsu calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo, yakni Kaesang Pangarep tak mau ketinggalan membahas unicorn. Kaesang yang memiliki bisnis kuliner Sang Pisang mencuitkan akan membawa usahanya tersebut menjadi unicorn dalam lima tahun mendatang. Kakanya pun, Gibran Rakabuming sempat mencuitkan unicorn melalui akun twitternya @Chilli_Pari. Guyonan unicorn ini berawal dari calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto terlihat gagap saat capres nomor urut 01 Joko Widodo menanyakan kebijakan terkait unicorn. Prabowo bahkan sempat bertanya unicorn yang dimaksud oleh Jokowi. Awalnya, Jokowi bertanya kepada Prabowo terkait infrastruktur yang akan dibangun bila kelak terpilih menjadi presiden untuk mendukung perkembangan unicorn di Indonesia. "Infrastruktur apa yang akan Bapak bangun untuk mendukung perkembangan unicorn Indonesia?" kata Jokowi. Seperti tidak mengerti maksud pertanyaan Jokowi, Prabowo pun bertanya balik untuk meminta penjelasan. "Yang Bapak maksud unicorn? Maksudnya yang online-online itu, iya, kan?" kata Prabowo. Kegagapan Prabowo menanggapi unicorn dijadikan bahan candaan oleh warganet di Twitter dengan tagar #debatsebel. Read the full article
Soal pilihan
Seringkali kita di hadapkan pada sebuah pilihan, dipaksa mengambil sebuah keputusan yang bahkan kita merasa tidak siap untuk menerima resiko nya. Tapi begitulah hidup, sejak kecil memang kita di ajarkan untuk memilih. A atau B, C atau D dan seterusnya.
Dalam ruang lingkup sosial, kita juga diberi kesempatan untuk memilih. Mengambil keputusan, membuat gebrakan. Kita bisa memilih ingin tumbuh seperti apa, kita bisa memilih ingin hidup di ruang lingkup pertemenan yang seperti, kita bisa memilih itu semua. Selalu ada pilihan di setiap persimpangan jalan, dan mau tak mau kita harus berani mengambil resiko nya.
Berbicara soal pilihan, pemilihan calon presiden 2019 mendatang begitu heboh. Kini persaudaraan tak dilihat dari garis keturunan, atau dari suku yang sama, atau agama yang sama. Tapi persaudaraan dilihat dari sebuah pilihan, siapa presiden yang kamu pilih? 1 atau 2? Maka itulah saudara.
Terasa aneh? Ya. Aku juga aneh, dan kebingungan. Se dahsyat ini pengaruh dari pemilihan presiden 2019.
Bulan April semakin dekat, semakin banyak pendukung yang melakukan bombardir dukungan. Mulai dari media sosial hingga acara-acara besar di lakukan untuk menunjukan dukungan. Bahkan tidak sedikit diantara para pendukung ini yang akhirnya adu mulut, malah sebagian berakhir di balik jeruji.
Sibuk adu mulut, sibuk bertengkar, sibuk menjelekan, sibuk menyalahkan. Kita tidak tau skenario seperti apa yang ada di dalam dunia pemerintahan. Bisa jadi, ketika kita sibuk beradu argumen para calon sedang asik mengobrol sambil menyeruput segelas kopi atau teh panas buatan istana. Bisa jadi, ketika kita sibuk saling menyalahkan pada calon presiden sedang tertawa dan bercanda membahas Indonesia.
Semua orang baik, semua orang buruk. Faham tidak? Maksudnya, setiap orang pasti memiliki sisi baik maupun sisi buruknya. Namun, ada yang terlalu menonjol sisi baiknya ada juga yang terlalu menonjol sisi buruknya. Dan ya begitulah manusia.
Nomor 1 ini pasti baik, pasti ada baik nya. Pasti atas pemerintahannya selama 5 tahun ini ada minimal 1 hal yang dilakukan dengan perencanaan yang matang, hati yang ikhlas, dan benar-benar dikerjakan untuk rakyat. Tapi sebuah wayang memang dimainkan oleh dalangnya. Jangan marah, bagaimanapun kalian para pendukung tidak bisa berkutik bahwa ada 'seseorang' dibalik pemimpin pilihan kalian.
Nomor 2 ini juga pasti baik, pasti ada baiknya. Melihat kilas balik sejarah hidupnya, kisah lampau nya. Memang begitu kiranya manusia, kesalahan sekecil apapun akan terus dipermasalahkan sedang kebaikan sebanyak apapun akan berusaha disembunyikan. Tapi jangan berbangga juga, seperti yang aku katakan bahwa setiap orang punya sisi buruknya. Dan pada calon no 2 ini ku yakin pasti ada.
Mengapa aku berkata demikian?
Karena, aku ingin kita lebih membuka fikiran lebih membuka hati. Jangan sampai kebencian membutakan hati mu, jangan sampai kebencian membuat mu asik menghujat dan lebay dalam memuji. Setiap orang berhak memilih, setiap orang berhak bangga atas pilihannya. Kita, hanya harus berkampanye secara sehat.
Aku hanya ingin, kita, terutama mahasiswa bisa berfikir lebih kritis dan berani. Jangan taklid, jangan buta. Kita ini generasi penerus bangsa, kalau bisa nya hanya ikut-ikutan saja mau jadi Indonesia?
Btw, ingat guys. Jangan sampai karena pemilihan ini kalian jadi bertengkar dengan teman apalagi saudara. Toh siapapun yang menang, mereka tetap bisa makan enak di rumahnya sedang kita tetap makan indomie sebungkus di campur nasi hahaha.
Jadi, persaudaraan tetap no 1 ya. Nah, kalau presiden no 2 😜🙊