Kunjungan Prabowo Subianto di kota #purwokerto terkait #pilpres2019 #capres2019 #pemilu2019 @ #gorsatriapurwokerto✌ https://www.instagram.com/kasamago/p/BvtGhAGFj4c/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1rp3jn7qlctpe
seen from United States

seen from Yemen

seen from Italy

seen from Brazil

seen from Malaysia
seen from China
seen from Italy
seen from Lithuania
seen from China
seen from Russia

seen from United States

seen from Germany
seen from Argentina
seen from Netherlands
seen from Germany
seen from China

seen from United Kingdom
seen from Türkiye
seen from Germany
seen from Poland
Kunjungan Prabowo Subianto di kota #purwokerto terkait #pilpres2019 #capres2019 #pemilu2019 @ #gorsatriapurwokerto✌ https://www.instagram.com/kasamago/p/BvtGhAGFj4c/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1rp3jn7qlctpe
#ruangrindu #post #capres2019 https://www.instagram.com/p/BuVARhZAzZy/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=v2paf635rmax
Di #DebatCapres kemarin, Pak @jokowi tampil cool, sangat menguasai permasalahan. Sementara Pak @prabowo lebih tenang. Lewat #DebatCapres2019 ini kita bisa melihat visi dan gagasan kedua #Capres2019 dalam membangun Indonesia ke depan. Ayo sama-sama kita sukseskan Pemilu 2019 ✊🇮🇩 . Repost @partaiperindo #Capres #DebatPilpres #DebatPilpres2019 #Pilpres2019 #Pemilu2019 #HaryTanoesoedibjo #HaryTanoe #HaryTanoeQuotes #JokoWidodo #Jokowi #JokowiLagi #01IndonesiaMaju #Prabowo #PrabowoSubianto #PartaiPerindo #Perindo https://www.instagram.com/p/BuCEJ9lhsUZ/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=69urmctw4k6a
Kipas plastik untuk caleg dan capres. Terbukti yg menggunakan kipas untuk kampanye akhirnya terplih.. hehe. Info harga klik : http://www.kipas.web.id colek @prabowo @sandiuno @prabowo.sandiuno_2019 @prabowo_2019 @prabowosandiuntukindonesia @indonesiaadilmakmur @prabowo_sandi2019 @prabowo.sandi.2 @prabowoindonesia_ @fadlizon @fadlizon_official #caleg #capres #prabowosandi #capres2019 #kpu #pemilu2019 (at Percetakan dan Web Design Jakarta) https://www.instagram.com/p/BqCLVOTFJT1/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=p37gzn13b3yb
Denny JA: Kekurangan 3M, Prabowo Sulit Kejar Jokowi
Inanews - Kritik keras datang kepada Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto. Kali ini datang dari pakar survei politik yang juga pendiri LSI (Lingkaran Survei Indonesia), Denny JA. Ia menyatakan, Prabowo sulit mengejar elektabilitas Jokowi kalau kekurangan 3M. “Ya, Pak Prabowo sulit mengejar elektabilitas Pak Jokowi jika kekurangan 3M,” kata Denny JA, Selasa (23/10/2018). Menurut Denny, saat ini calon presiden petahana memiliki banyak kelebihan yang sulit disalip capres penantang kalau tanpa usaha yang benar-benar serius. Ia lantas menjelaskan 3M yang dia maksud. Denny menjelaskan, capres penantang yang saat ini tertinggal jauh dari petahana akan bisa mengejar ketergtinggalan kalau mengoptimalkan 3M itu sebagai tiga hal penting. “M pertama adalah momentum, nah momentum ini sering kali tidak diciptakan, dia datang tak terduga. Misalnya tiba-tiba krisis ekonomi atau ada skandal besar terbongkar. Kita lihat sebenarnya ada beberapa momentum yang tidak dioptimalkan oposisi,” ujarnya. Adapun M kedua, adalah media. Denny mengatakan, menjelang pilpres, capres harus meningkatkan pemberitaan secara masif, besar-besaran guna mempengarui calon pemilih. Di reublik ini ada sekitar 186 juta pemilik hak pilih yang harus diyakinkan oleh capres menjelang pilpres. “Media sosial paling banyak hanya meraih 30-40 persen pemilih, sisanya tidak bisa dengan media sosial, tapi dengan media konvensional, termasuk televisi, yang ada di setiap rumah penduduk,” katanya. Nah, M ketiga adalah yang paling krusial, ialah soal money alias logistik. Penantang membutuhkan dana lebih besar ketimbang petahana untuk mengatasi ketertinggalan. “Situasi saat ini tampaknya kita menengarai ada problem logistik di kubu Prabowo. Sukses akses media, banyak problem momentum. Apalagi parpol koalisi muncul kesadaran menyelamatkan partainya sendiri supaya lolos parlemen. Jadi saya lihat Prabowo sulit mengejar ketertinggalan sekitar 20 persen itu,” pungkasnya. Read the full article
Soal Dana Kelurahan Ini Tanggapan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf
Inanews - Dana kelurahan yang akan dicairkan Presiden Joko Widodo pada 2019 mengundang reaksi kubu Prabowo Subianto. Dikeluarkannya dana tersebut pada tahun politik diindikasikan politis. Influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amin Budiman Sudjatmiko mengatakan dana kelurahan dikeluarkan tahun 2019 karena menunggu evaluasi penggunaan dana desa yang lebih dahulu dikucurkan pemerintah. “Karena kita menunggu praktik tiga tahun sebelumnya dalam pelaksanaan dana desa dan UU Desa. Berhasil tidak? Alhamdulillah pemerintahan Pak Jokowi satu-satunya pemerintahan sejak reformasi berhasil menurunkan ketimpangan nasional,” ujarnya di Posko Cemara, Jalan Cemara No 19, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/10/2018). Budiman menerangkan pemerintah harus menunggu evaluasi dana desa karena pada tahun pertama pelaksanaan masih terdapat beberapa desa yang tidak dapat menyerap dana. Setelah tiga tahun pelaksanaan desa dinilai sudah mampu mengatur dana dengan baik. Lebih lanjut Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu menambahkan besaran dana yang akan digulirkan untuk dana desa berasal dari APBN 2019 dengan nominal Rp3 triliun. Dengan jumlah kelurahan sekitar 8.300 kelurahan, maka setiap kelurahan akan memdapatkan dana sekitar Rp300 juta – Rp400 juta. “Rencananya mau diajukan di tahun pertama 3 triliun. Karena terbagi 8.300 kelurahan, insya allah rata-rata 300-400 juta per tahun,” ungkapnya. Namun, imbuh Budiman, dana kelurahan yang akan didapatkan setiap kelurahan berbeda. Hal ini didasarkan pada beberapa faktor yakni tingkat kemisminan, kepadatan jumlah penduduk dan kesulitan geografis wilayah. Anggota DPR RI itu meyakini usulan dana tersebut akan disetujui DPR RI. Dia menandaskan fraksi partai pendukung Jokowi mengawal usulan dana hingga disetujui wakil rakyat. “Insya Allah fraksi pro Jokowi lebih banyak jadi insya Allah mayoritas akan mendukung. Saya bicara juga dengan Fraksi Golkar, PDIP sangat setuju dengan ide dana kelurahan ini. Kita harapkan dari Fraksi Nasdem, Hanura, PPP, PKB akan setujui ini sehingga tahun depan kita sudah punya dana kelurahan,” tuntas Budiman. Read the full article
#capres2019 #asiangames2018 https://www.instagram.com/p/BmpDbhMHxDy/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=f9hxf0w3qj56
#capres2019 #cawapres #pas2019 https://www.instagram.com/p/BmmVkVcn941/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1rroailokioox