Niestety tam, gdzie zaczyna się jedno życie, kolejne może się skończyć... Tadeusz Metoda nie miał długiego życia, ale znalazł miłość, adoptował dziecko, poznał wnuczkę... Tak więc może odejść w spokoju.

seen from Canada
seen from Japan

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Malaysia
seen from India

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from China

seen from Malaysia
seen from France
seen from China

seen from Malaysia

seen from Argentina

seen from Singapore
Niestety tam, gdzie zaczyna się jedno życie, kolejne może się skończyć... Tadeusz Metoda nie miał długiego życia, ale znalazł miłość, adoptował dziecko, poznał wnuczkę... Tak więc może odejść w spokoju.
Chemistry? Bagaimana udah langsung dapat kan? Perjuangan lah buat dapat picture yang seperti ini sama debay. Salut buat bunda ika. Semoga menjadi anak yg sholehah ya dek. Aamiin #ootd #dedek #bayi #limitededition #nikahan
Sampe diefek item putih aja masih keliatan roti lapis. Okefix #selfie #dedek #lilbro #brother #littlebrother #family #iphone #iphonesia
20
Hallo, akhirnya saya baru nulis lagi, mau mencurahkan sedikit keresahan. Selalu . .
Well, setelah membulatkan tekad menghapus akun path, akhirnya saya sering banget main instagram. Diiringi dengan bakat kepo yang tergolong mahir, saya banyak kepoin akun temen muslimah untuk cari informasi seputar agama. Namun yang saya dapatkan kadang bukan informasi yang dicari namun caption caption penuh kerisauan jodoh yang saya sebut “ minta dihalalin” , Lah?
Oke sebelum berlanjut harap digarisbawahi, ga semua loh yaa. Ada segelintir yang cukup menarik perhatian, terlebih dengan cara berpakaian mereka yang sudah syar’i namun dengan posting postingan yang manja dan sedikit lebay sungguh sangat disayangkan.
Disini saya hanya ingin menyampaikan dan tidak bermaksud menggurui , ,
Sebagai perempuan kita adalah calon ibu, sosok yang harus mempunyai sikap yang baik dan wawasan yang tentunya juga harus luas.
Saya bukan sok”an feminist, saya ga nuntut persamaan gender, tapi sebagai perempuan kita harus cerdas dan punya harga diri. Saya rasa klo ibu Kartini masih hidup trus ngeliat fenomena ini pasti miris juga, beliau susah payah memperjuangin hak perempuan agar bisa mandiri bukan memperjuangin perempuan yang cape dikit langsung ngepost minta dihalalin lewat medsos.
Masih banyak ilmu yang harus digali, masih banyak hal yang harus diperbaiki, dibanding kode kode minta dihalalin mending banyakin hobi atau hal hal yang bermanfaat buat diri sendiri. Sayang aja sih di bio instagramnya sudah mengistiqomahkan diri tapi masih kode sana sini, “adek lelah bang kapan dihalalin”, “pokemon aja dicari adek kapan?”, “Lebaran taun ini masih sendiri, ngomong kapan nih ditemenin kamu, ga bosen sendiri mulu?”
Saya pun sama sedang memasuki fase umur 25, yang mayoritas masalahnya adalah jodoh. Wajar kalau kita cemas, tapi lebih baik sampaikan kecemasan kita ke temen curhat yang memang bisa dipercaya dan diandalkan kapan saja. Mau curhat sampe nangis koprol ngomongin “ sang jodoh yang belum datang” ya ga masalah juga kan, toh kita sampaikan ke orang yang tepat.
Ya Intinya sampaikanlah keresahan dengan cara yang cerdas .
- Bye
Bonus video Jodohku dari Mas Anang