Tiap orang sudah membawa rejeki masing-masing dan rejeki itu tidak akan tertukar. Namun mengapa kadang rejeki seolah-olah tidak pernah datang kepada kita? Jawabannya adalah kepantasan kita untuk mendapatkannya. Rejeki sudah ada namun apakah kita sudah berusaha memantaskan diri untuk berhak mendapatkannya? Tiap orang akan punya jawaban sendiri yang tidak akan sama dengan orang lain. Karma juga berperan dalam mendapatkan rejeki itu yang mungkin sering tidak kita sadari. Kepantasan, karma dan ijin Tuhan adalah tiga hal yang saya yakini akan membawa rejeki datang pada kita. Sebagai manusia, janganlah berhenti berusaha dan memantaskan diri untuk meraih rejeki, karena rejeki tidak akan datang pada orang yang malas dan hanya diam. Usaha untuk memantaskan diri itu ada bermacam-macam, pilihlah yang menurut kita bisa menolong kita mendapatkan kepantasan yang seharusnya. Tapi terkadang kita melihat, ada orang yang tidak berusaha atau usahamya hanya sedikit sekali namun mendapatkan rejeki yang berlimpah, bagaimana bisa terjadi? Saya yakin ada karma yang terbayar, kita tidak pernah tahu berapa karma baik atau karma buruk seseorang. Yang kita bisa usahakan adalah karma kita sendiri. Mungkin juga, orang-orang yang rejekinya berlebih itu mengambil bagian karma baik terlebih dahulu dan membayar karma buruk mereka di masa depan atau sebaliknya. Kita tidak pernah tahu dan saya sendiri tidak ingin mencari tahu akan karma orang lain, karena bagi saya...karma yang saya punya adalah fokus untuk menjalani perjalanan kali ini. Kita sudah berusaha keras memantaskan diri, sudah membuat ribuan karma baik namun rejeki belum menghampiri, bagaimana dengan hal ini? Saya yakin dalam hal ini Tuhan belum mengijinkan kita memiliki rejeki tersebut. Mengapa?.... Lanjut di kolom komentar.... #demajourney2020 #demamenulis #demaodyssey #demaNov2020 #mobilephotography https://www.instagram.com/p/CIFfv1wHOrY/?igshid=sfsoejoq8p1w










