Devaldi – Memories

seen from Singapore
seen from Malaysia

seen from United States
seen from Canada
seen from Spain
seen from United States
seen from Türkiye

seen from Latvia
seen from Germany
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom

seen from Sweden
seen from Canada

seen from United Kingdom
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from Poland
seen from Japan
seen from Türkiye
seen from China
Devaldi – Memories
~ Back To The Old Town ~ Artist: Mythos
Momen Langka DEVALDI (Cucurak)
Jarum pendek menunjuk angka 8 di malam ini. Gue, Adi Riswanto (21) bersama seorang pria yang dipanggil Vallian Ghali (21) sedang menunggu seseorang untuk menepati janjinya. Yaaaa setelah janji itu batal pada hari sebelumnya, kami hanya sedang berharap cemas namun tak gelisah menunggu seseorang datang ke rumah (kost) kami. Seseorang yang menyegajakan meluangkan waktu berharganya untuk hanya sekedar bersua bersama rakyat biasa seperti kami. Ade Nurjaman (21) seorang pria luar biasa yang mengabdikan dirinya untuk membimbing adik-adik tingkatnya di asrama.
Maklum saja setelah kami tidak tinggal (kost) bersama dua tahun silam, orang ini sudah susah untik dijumpai walau hanya untuk bertegur salam. Sehingga setiap waktu bersama dia menjadi waktu berharga untuk kami.
Devaldi, begitulah diri kami memberi sebutan untuk diri kami. Nama yang terlahir ketika kami berada di SMA dulu. Kami memang selalu bersama, samlai-sampai hingga kuliah pun kami memilih kampus dan fakultas yang sama. Kedekatan kami memang tak sedekat dulu, karena semakin dewasa maka semakin banyak urusan yang harus diprioritaskan dibanding hanya untuk berkumpul bersama sahabat.
Rabu, 10 Juli 2013 telah ditetapkan sebagai awal mula umat Islam berpuasa Ramadhan. Tradisi orang Sunda ketika menyambut Ramadhan adalah dengan makan dan berkumpul bersama dengan keluarga ataupun kerabat yang lebih dikenal sebagai Munggahan/Cucurak. Karena kami jauh dari keluarga kami yang tinggal di Pangandaran, sudah menjadi kebiasaan bagi kami untuk melakukannya bersama para sahabat. Sudah empat kali sepertinya kami melakukan tradisi ini di Bogor. Yaaa saat ini kami baru akan memasuki semester 7.
Kembali ke jam 8 malam di hari Senin, 8 Juli 2013. Setelah lumayan menunggu, akhirnya Ade ini datang juga. Namun cuaca Bogor memang tak bisa diduga, tiba-tiba titik air pun menetesi tanah yang kering karena panasnya mentari siang ini.
Target tempat makan pertama adalah Bumbu Wangi, karena pengen es krim nya. Tapi apalah daya dia sedang tak buka lapak hari ini. Alternatif kedua pun muncul, Anindi: sebuah pondok bambu yang terkenal dengan kenikmatan ayam geprek dengan sambalnya.
Singkat memang waktu kami untuk sekedar makan dan berbincang, karena jam 21.30 pun kami harus menyudahi pertemuan kami. Namun yang menarik justru isi dari perbincangannya. Inilah perbincangan tiga orang mahasiswa berusia 21 tahun. Topiknya tidak jauh dari tugas akhir dan pernikahan. Jika dulu di masa SMA berbincang tentang kuliah dan wanita, kali ini perbincangan kami sudah terkerucut ke arah pernikahan, mungkin faktor usia yang sudah tak remaja lagi yang membuat hal ini terjadi.
Berkumpul bersama sahabat saat keluarga tak di sekitar memanglah waktu yang begitu mahal, karena di tempat perantauan ini merekalah keluarga kita. Semoga nama Devaldi ini tetap berada di hati kalian karena Alloh. Tetaplah juga menjadi sahabat karena Alloh, dan semoga Alloh juga mengumpulkan kita sebagai sahabat di akhirat nanti.
~ FarAway ~ Artist: Devaldi