Ia kembali begitu tiba-tiba. Tanpa ada peringatan sebelumnya. Kukira ini berjalan seperti biasa. Rupanya ia siap meneror lagi. Berteriak dan lari pun tak ada gunanya. Semoga ia segera pergi, harapku. Mimpi burukkah aku? Kucubit pipiku. Sakit, pahamlah aku ini nyata.
(Senin, 6 Maret 2016)















