01.
Hari ini indah sekali karena bisa sempatkan waktu untuk tidur siang 3 jam. Semoga mood baiknya bisa terjaga sampai besok ya.
Bangga deh❤️
hello vonnie
cherry valley forever
Misplaced Lens Cap

No title available
i don't do bad sauce passes
Show & Tell

Love Begins

Product Placement

izzy's playlists!
wallacepolsom
Acquired Stardust

blake kathryn
almost home

Andulka

tannertan36
KIROKAZE

pixel skylines
ojovivo

Discoholic 🪩

if i look back, i am lost
seen from Peru
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Singapore
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Singapore
seen from Türkiye

seen from Singapore
seen from United States

seen from United States
seen from Italy

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Singapore

seen from Colombia
seen from Malaysia
@megss
01.
Hari ini indah sekali karena bisa sempatkan waktu untuk tidur siang 3 jam. Semoga mood baiknya bisa terjaga sampai besok ya.
Bangga deh❤️
Pada kenyataannya kehidupan akan terus berjalan, sehancur apapun dirimu.
Indeed. Fakta yang menyedihkan tapi benar adanya.
Sehancur apapun mentalmu. Serapuh apapun hatimu. Setidak-siap apapun dirimu tiap pagi.
Pada akhirnya, kamu tetap harus tetap menghadapi hari. Dipenuhi dengan rasa khawatir, lelah, dan ingin menghilang saja.
Atau setidaknya, membuat hidupmu berjalan dengan ritme langkah siput. Slow down. Tapi, memangnya kamu diizinkan semesta?
Apa yang kamu khawatirkan hingga membuatmu gelisah meski di luar tetap berusaha tenang?
Apa yang membuatmu susah memejamkan mata di saat harusnya kamu telah terlelap?
Sebenarnya apa yang kamu takutkan? Apa yang kamu khawatirkan? Aku ingin mengetahuinya lebih dari siapapun.
Tolong uraikan benang-benang kusut di pikiranmu. Lalu mari kita hadapi semenakutkan apapun hal yang membuatmu tak tenang itu.
Ini sangat berat Yaa Allah. Tapi kuharap Engkau selalu ada. Setidaknya dengan begitu aku menjadi tenang. -9 Mei 2024-
Kenyataannya setiap orang sedang berjalan bersama ujiannya masing-masing. Saling menutupi dengan senyum, saling berlomba untuk terlihat tidak apa-apa, padahal yang menang sesungguhnya adalah mereka yang tetap dan terus berprasangka baik kepada Allah apapun kondisinya.
@terusberanjak
Hanya saja, bertahan hidup ternyata berat.
Kembali..
Allaah, aku kembali lagi. Dengan segala keluh dan peluhku. Semuanya ku utarakan kepadaMu dalam tangisan. Lidahku terlalu keluh untuk mengutarakan semua kelelahan yang sedang aku alami. aku, hanya bisa menangis dan terus menangis saja.
Barangkali yang bisa ku lakukan hanyalah dengan menangis. Rasanya tenang setelah itu. Hatiku merasa damai sebab aku mengikhlaskan sesuatu yang memang bukan milikku dan memang sesuatu yang harus pergi.
Benarlah, jalan terbaik dalam mengembalikkan segala rasa kesedihan dan kelelahan adalah dengan mengikhlaskan semuanya. Tidak memaksakan semuanya, meletakkan sesuai tempatnya.
Kembali menujuMu bukan dengan segala kesiapanku. Melainkan dengan segala kurangku dan lunglainya aku dalam melalui hari-hari ini. Malu sekali rasanya. Namun, tiada tempat yang bisa menampung diri ini kecuali Engkau yang Maha Pengasih. Tidak ada yang bisa mendengarkan segala keluh dan peluhku kecuali Engkau yang Maha Mendengar.
aku yang tak pernah memahami diriku, mencoba kembali dengan sisa-sisa upaya yang bisa ku upayakan. Maafkan diri ini, hatiku tak terlalu lembut untuk memahami betapa Maha Baiknya Engkau kepada diriku ini.
aku ingin kembali, Allaah. Dalam lamanya sujud-sujudku dengan banyak menangis sebab mengetahui betapa banyaknya dosa yang telah ku lakukan. Namun Engkau Maha Penyayang, sehingga Engkau masih menutupi aib-aib itu.
aku ingin kembali dengan perasaan tenang dan bahagia. Bahwasanya sejauh apapun aku menjauh dari jalan yang haq ini. Tempat terbaik untuk kembali hanyalah kepadaMu.
Allaah, jika nanti waktuku sudah selesai di dunia ini. aku hanya ingin kembali dalam keadaan selamat, dalam keadaan ridho. Engkau ridha kepadaku, dan aku ridho kembali kepadaMu.
Segala puji bagi Engkau ya Allaah, lembutkanlah hati ini, lembutkanlah..
Sudah berhenti menghitung berapa kali ngomong "Gak apa-apa. Semua terjadi pasti ada alasannya. Ga paham sekarang tapi mungkin nanti" di depan cermin atau saat ngelus dahi.
Yaa Allah...
Aku meragukan diriku sendiri bahwa kali ini aku tetap bisa melewatinya dengan baik.
Manusia yang paling menyayangimu adalah diri sendiri. Dan yang lain yang paling mencintaimu adalah Allah.
Dari sekian babak belur yang sudah dirasakan, bukankah cuma Allah yang paling membuka tempat untukmu menjadi diri sendiri?
Allah yang paling menyambutmu dengan bahagia. Manusia? Memang mengecewakan.
@terusberanjak
Takdir masa depan yang dulu terpikir akan begitu menyeramkan, nyatanya kamu bisa menjalani dan melewati setiap rangkaian ujiannya. Yang menyeramkan itu sebenarnya hanya prasangka-prasangka kita, bukan takdir kita. Sebab Tuhan tidak akan pernah dzolim pada hamba-Nya.
Tetaplah dengan prasangka baikmu, sebab Tuhan akan selalu bersama orang yang memandang takdir dengan prasangka baik atas setiap ketentuannya. Andai susah, pasti Dia mudahkan. Andai buntu, pasti Dia berikan arah kompas untuk melangkah.
Selamat menikmati rangkaian dan potongan-potongan takdir Tuhan.
@jndmmsyhd
Ternyata begini rasanya tidak berniat lakukan apa-apa. Buat makan pun tidak berselera.
Tapi harus makan karena harus jaga kesehatan dan jangan sampai maag kambuh.
Dunia orang dewasa gini amat.
#18032023
Fix you.
Dalam hidup ini, kita berkali-kali pernah patah karena harapan, pernah kecewa karena kegagalan, pernah menyesal karena melewatkan banyak kesempatan dan pernah tersesat karena terlalu memaksakan apa yang kita inginkan...
dan Allah selalu menuntun kita yang hancur dan putus asa...untuk; kembali utuh, kembali sembuh, kembali berjalan melanjutkan kehidupan dengan atau tanpa kita sadari.
Kita pikir, kita tahu segalanya tentang apa yang terbaik untuk diri ini, nyatanya kita tidak tahu apa-apa. Dia lah yang Maha mengetahui, seperti cahaya, petunjuk-Nya menerangi gelapnya mata untuk melihat kebenaran. Seperti rasi bintang, doa-doa menuntun kita untuk selamat dan merasa tenang di tengah hidup yang penuh hamparan ujian.
Allah yang maha pemurah, selalu membasuh luka-luka yang tak kasat mata di dalam hati kita. Membasuhnya melalui keindahan alam, membasuhnya melalui pertemuan dengan orang-orang baik dan membasuhnya melalui banyak nikmat dari segala arah yang tidak pernah selesai jika kita hitung.
Jika direnungi lebih jauh, tak ada jalan yang mampu menarik kita untuk lebih sadar diri bahwa kita adalah hamba-Nya, yang pasti akan pulang dan kembali, selain melalui ujian yang sukar dan terjal diarungi.
Pada titik terendah hidup, barulah kita sadar, dunia yang kita kejar tak akan pernah kita dekap, kita hanya mengejar fatamorgana yang melelahkan. Pada titik terendah hidup, barulah kita sadar, kita tidak sedang berlomba dengan sesama manusia untuk menunjukan kita hebat, kita sedang berlomba dengan waktu, yang berharga dan lekas habis ini. Kita saling berlarian dengan batas waktu untuk mengumpulkan bekal untuk dibawa pulang.
Allah selalu menuntun kita dan memperbaiki yang rusak dalam diri kita, setiap waktu. Tidakkah itu membuat hatimu terharu dan merasa hangat? Alhamdulillah.
Jumat, 24 Februari 2023 11.32 wita
Yaa Allah.
Aku kebingungan. Penuh ketidakmampuan. Tetapi Engkau ada disini. Sebagai satu-satunya petunjuk bagi diri.
Bisakah aku berharap Engkau tetap menuntunku? Tolong jangan tinggalkan aku.
Kita sudah melalui yang lebih berat. Yang ini harusnya kamu sudah lebih kuat.
- 26/12/2022 (Operasi ketiga)
Apakah kamu sudah terlalu banyak memendam hingga terasa sulit untuk melepasnya?
Dear me,
I will love you harder. Sorry for taking too much time.