Gunung Semeru Kembali Meletus, Kolom Abu Mencapai 1.000 Meter Jakarta, NU Media Jati Agung – Gunung Semeru kembali meletus pada Senin (6/7/2
seen from Bangladesh

seen from France

seen from Türkiye

seen from France
seen from United States
seen from United States

seen from Japan
seen from United States
seen from Ukraine
seen from Russia
seen from United States

seen from Ukraine

seen from United States
seen from Australia
seen from United States
seen from Ukraine

seen from United States
seen from France

seen from United States
seen from United States
Gunung Semeru Kembali Meletus, Kolom Abu Mencapai 1.000 Meter Jakarta, NU Media Jati Agung – Gunung Semeru kembali meletus pada Senin (6/7/2
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Mohon do'a dari kalian semua untuk keselamatan bagi warga yang terdampak musibah erupsinya Gunung Semeru. Al-Fatihah, Istighfar, Sholat dan Sholawat #gunungsemeru #semeru #erupsisemeru #prayforsemeru https://www.instagram.com/p/Clv_I5HPtJJ/?igshid=NGJjMDIxMWI=
Kembali ke Pos Pengungsian Semeru
Kemarin saya kembali ke Pos Pengungsian Korban Awan Panas dan Guguran (APG) Semeru untuk membantu rekan-rekan disana beberapa hari kedepan. Setelah sebelumnya saya harus kembali ke Bondowoso karena tugas kantor.
Niat saya kembali ke pos pengungsian juga ingin setidaknya membantu para pengungsi, khususnya anak-anak. Dengan memfasilitasi para komunitas yang ingin berbagi bersama anak-anak. Tiga minggu merupakan waktu yang lama bagi para pengungsi untuk melewati waktu di pengungsian. Tentu rasa jenuh dan bosan sudah menjadi teman sehari-hari.
Saat saya tiba kembali di Pos Pengungsian Lapangan Desa Penanggal, sudah banyak hal yang berubah. Terutama yang paling mencolok adalah berkurangnya tenda-tenda. Seperti tenda Polisi, Tentara, Obat-obatan dan lain sebagainya.
Saya berfikir, bagaimana kalau semakin berkurang-dan berkurang lagi tenda relawan yang ada. Tentu mereka akan merasa semakin sepi. Disamping berkurangnya bantuan. Seperti tersedianya tenda obat sebelumnya dari Biofarma dan Kimiafarma. Jika ada keluhan sakit, para pengungsi akan langsung ke tenda tersebut. Sekarang sudah tidak ada lagi.
Bantuan logistik walaupun masih ada, tapi juga mulai berkurang. Tidak seperti minggu-minggu pertama. Memang pemerintah Kabupaten Lumajang juga menghimbau agar sumbangan jangan berupa logistik. Lebih baik berupa uang dan ditransfer ke rekening baznas untuk keperluan jangka panjang, seperti proses relokasi.
Tentu tidak semua relawan merasa cukup dengan hal ini. Sebagian tetap ingin menyalurkan secara langsung. Husnudzon saya, mereka ingin melihat secara langsung kondisi korvan yang mengungsi sehingga memunculkan empati.
Kondisi di tenda pengungsian, bagaimanapun tercukupinya kebutuhan para pengungsi tetap merasa tidak nyaman. Terutama apabila cuaca terik, kondisi tenda sangat panas. Sementara malam hari kondisi tenda sangat dingin. Mereka berharap lahan relokasi segera selesai dan hunian sementara bisa segera mereka tempati.
Peduli terhadap sesama tak harus satu daerah. Dengan itu, gerakan aliansi kemanusiaan di Purbalingga, menggalang dana peduli Erupsi Gunung Semeru. Total dana yang terkumpul mencapai Rp 57.505.800,- Selengkapnya bisa dicek: https://www.kabarebraling.com/2021/12/galang-dana-peduli-erupsi-semeru.html #aliansikemanusiaan #pedulierupsisemeru #erupsisemeru #pedulisemeru (at Purbalingga, Jawa Tengah, Indonesia) https://www.instagram.com/p/CXaW42KPllB/?utm_medium=tumblr
Turut membantu Dukcapil Kabupaten Lumajang menyerahkan dokumen adminduk bagi penduduk terdampak erupsi gunung semeru di tempat tinggal terpadu desa banjarwaru. #solidaritas #pendudukrentanadminduk #erupsisemeru #erupsigunungsemeru #desabanjarwaru #dukcapillumajang #lumajang https://www.instagram.com/p/CXiqc2ZlXzF/?utm_medium=tumblr
Pulang dari Lokasi Pengungsian
Pagi ini (15/12) saya harus pulang dari lokasi pengungsian warga terdampak awan panas dan guguran (APG) Gunung Semeru karena ada tugas mendadak. Tugas yang diberikan oleh atasan untuk menghadiri sebuah lokakarya. Sebenarnya perintah itu sudah saya terima kemarin siang.
Dilema dalam menyikapi perintah ini. Namun sifatnya adalah perintah yang artinya tidak banyak pilihan. Namun hati dan fikiran masih juga belum tenang. Saat dimana sebagian teman sudah pulang lebih dulu ke daerahnya masing-masing.
Tinggallah saya dengan seorang teman yang memang merupakn sohibul wilayah Lumajang. Saya menyampaikan mengenai perintah agar pulang ke Bondowoso. Tentu dia mempersilahkan. Tapi saya juga yakin kalau sebenarnya berat untuk meng-iya-kan. Karena akan semakin berkurang jumlah SDM relawan di tempat pengungsian.
Tapi sekali lagi tidak banyak pilihan. Fikiran semakin kacau, walau aktivitas masih tetap terkendali. Kemudian ada informasi beberapa teman lain akan naik ke lokasi pengungsian. Barulah sedikit bisa merasa tenang.
Saya berencana untuk pulang malam hari agar bisa beristirahat di rumah. Namun teman saya menyarankan agar pulang besok pagi. Mengingat kondisi jalan yang rawan, terutama pada malam hari.
Usai sholat Subuh saya berpamitan kepada teman saya dan langsung memacu sepeda motor. Cuaca saat itu sedang gerimis. Saya menggunakan jas hujan tapi tetap harus ekstra hati-hati. Medan yang berliku dan berpasir serta kondisi yang masih gelap membuat jarak pandang sangat terbatas.
Beruntung ada mobil ambulan yang juga turun dari lokasi pengungsian. Saya mengikuti mobil ambulan tersebut. Setelah sampai pusat kota Lumajang, saya memacu kendaraan dengan lebih cepat. Alhamdulillah bisa tepat waktu menghadiri acara. Sebelumnya masih bertemu dan melepas rindu dengan istri serta sempat bermain beberapa saat dengan anak-anak.
Tiga hari di lokasi pengungsian terasa begitu sebentar. Membantu sebisanya, semaksimal mungkin. Masih saja terasa tidak bisa melakukan banyak hal.
Tentu waktu yang singkat ini banyak memberikan kesempatan untuk dapat membantu sesama, mendapatkan pengalaman dan juga mampu merasakan (berempati) atas kondisi mereka. Tiga hal yang menjadi pesan dan harapan Kiyai sewaktu saya izin akan ke Semeru.
Peduli terhadap sesama tak harus satu daerah. Dengan itu, gerakan aliansi kemanusiaan di Purbalingga, menggalang dana peduli Erupsi Gunung Semeru. Total dana yang terkumpul mencapai Rp 57.505.800,- Selengkapnya bisa dicek: https://www.kabarebraling.com/2021/12/galang-dana-peduli-erupsi-semeru.html #aliansikemanusiaan #pedulierupsisemeru #erupsisemeru #pedulisemeru (at Purbalingga, Jawa Tengah, Indonesia) https://www.instagram.com/kabarebraling/p/CXaW42KPllB/?utm_medium=tumblr
Peduli terhadap sesama tak harus satu daerah. Dengan itu, gerakan aliansi kemanusiaan di Purbalingga, menggalang dana peduli Erupsi Gunung Semeru. Total dana yang terkumpul mencapai Rp 57.505.800,- Selengkapnya bisa dicek: https://www.kabarebraling.com/2021/12/galang-dana-peduli-erupsi-semeru.html #aliansikemanusiaan #pedulierupsisemeru #erupsisemeru #pedulisemeru (at Purbalingga, Jawa Tengah, Indonesia) https://www.instagram.com/kabarebraling/p/CXaW42KPllB/?utm_medium=tumblr