Polres Tanggamus Evakuasi Mayat Pria Tanpa Identitas di Pantai Kota Agung Timur
Tanggamus, lampungkita.id – Polres Tanggamus bersama tim gabungan mengevakuasi sesosok mayat pria tanpa identitas yang ditemukan mengapung di pesisir Pantai wilayah Pekon Sukabanjar, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus, Kamis (16/4/2026) pagi.
Tim gabungan terdiri dari Satpolairud dan Pamapta Polres Tanggamus, Pangkalan Kapal Ditpolairud Kota Agung Polda Lampung, TNI AL Kota Agung,…
Pemuda Hanyut di Sungai Kualuh Hulu Ditemukan Meninggal, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi
Medan, kedannews.co.id – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pemuda yang hanyut di Sungai Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah beberapa hari pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan, Hery Marantika, mengatakan korban bernama Bambang (28), warga Kecamatan Kualuh Leidong, ditemukan pada Senin (16/2/2026) sekitar…
TIM SAR Gabungan kembali menemukan korban longsor di Desa Pasir, Cisarua, Kabupatan Bandung Barat, Jabar pada hari ke-12 pelaksanaan operasi
TIM SAR Gabungan kembali menemukan korban longsor di Desa Pasir, Cisarua, Kabupatan Bandung Barat, Jabar pada hari ke-12 pelaksanaan operasi.
Diungkapkan koordinator misi SAR, Ade Dian Permana, hingga pukul 17.30 WIB, Basarnas dibantu SAR Gabungan sudah mengevakuasi 7 bodypack. Dengan demikian korban yang sudah dievakuasi total sebanyak 92 pack. Dari jumlah tersebut, bodypack yang sudah teridentifikasi DVI sebanyak 68 jiwa, sedangkan 21 bodypack masih dalam proses identifikasi.
"Kami memahami bahwa data korban dan proses identifikasi merupakan hal yang sangat sensitif. Oleh karena itu, seluruh informasi yang kami sampaikan senantiasa mengacu pada hasil verifikasi resmi dari tim DVI, agar akurat, bertanggung jawab, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat," ujar Ade.
"Kegiatan pencarian dan evakuasi korban masih terus dilaksanakan secara terukur, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan personel sebagai prioritas utama."
"Dari sisi kondisi lapangan, cuaca hari ini terpantau cerah dan cukup kondusif, sehingga sangat mendukung kelancaran aktivitas pencarian dan evakuasi korban. Kondisi cuaca yang stabil memungkinkan tim SAR gabungan bekerja lebih optimal di seluruh worksite yang telah ditentukan," lanjutnya. (*/N-01)
TIM SAR gabungan masih terus melanjutkan pencarian dan mengevakuasi korban bencana longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Ba
TIM SAR gabungan masih terus melanjutkan pencarian dan mengevakuasi korban bencana longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Selasa (3/1) Pada hari ke-11 operasi pencarian itu mereka menemukan dua bodypack.
Pada pukul 08.47 WIB, Basarnas yang didukung SAR Gabungan menemukan 1 bodypack di Worksite B2, dan pada pukul 09.44 WIB, kembali ditemukan 1 bodypack di Worksite B2.
"Kebetulan kondisi cuaca relatif mendukung, dengan cuaca cerah berawan sepanjang pelaksanaan operasi. Kondisi tersebut memungkinkan implementasi Rencana Operasi (RENOPS) H.11 dapat dilaksanakan secara optimal," kata koordinator misi SAR, Ade Dian Permana dikutip dari siaran persnya.
Denan demikian lanjut dia, sampai Selasa (3/1/2026) pukul 16.30 WIB, operasi SAR todal menemukan 85 bodypack. Berdasarkan data DVI hingga pukul 16.00 WIB, 66 jiwa dari 68 bodypack telah teridentifikasi, sementara 17 bodypack masih dalam proses identifikasi.
"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Personel Basarnas dan seluruh SAR Gabungan, baik dari unsur Basarnas, TNI, Polri, Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah, BUNB, BUMD, potensi SAR, relawan, rekan-rekans media serta seluruh pihak yang terlibat," ujarnya
Operasi SAR akan terus dilaksanakan secara terukur, hati-hati, dan profesional, dengan tetap mempertimbangkan perkembangan situasi lapangan. (RO/YY/N-01)
Polres Metro Lakukan Olah TKP Penemuan Mayat Lansia di Metro Timur
Metro, lampungkita.id – Polres Metro Lampung melalui Unit Identifikasi Satreskrim bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Yosorejo melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan sesosok mayat laki-laki lanjut usia di sebuah rumah yang beralamat di Jl Way Seputih No. 21, RT 11 RW 03, Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Korban…
TIM SAR gabungan kembali melanjutkan proses evakuasi korban kecelakaan pesawat di wilayah pegunungan Maros–Pangkep.
Pada Rabu (22/01/2026)
TIM SAR gabungan kembali melanjutkan proses evakuasi korban kecelakaan pesawat di wilayah pegunungan Maros–Pangkep.
Pada Rabu (22/01/2026) pagi, satu jenazah korban laki-laki yang sebelumnya ditemukan di jurang sedalam kurang lebih 200 meter pada Minggu, 18 Januari 2026, berhasil dievakuasi menggunakan helikopter Basarnas jenis Dauphin HR-3601.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar selaku On Scene Cootdinator (OSC), Andi Sultan, menjelaskan bahwa proses evakuasi udara dilakukan setelah korban dievakuasi dari dasar jurang ke punggungan Lampeso pada Rabu, 22 Januari 2026.
“Pagi ini, alhamdulillah cuaca mendukung, sehingga evakuasi dilaksanakan menggunakan Helikopter Basarnas Dauphin HR-360. Helikopter lepas landas dari Base Off Lanud Hasanuddin menuju Lampeso pada pukul 07.47 WITA,” ujar Andi Sultan.
PROSES evakuasi korban pertama kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar di kawasan Pegunungan Bulu Saraung, Kabupaten Maros–Pa
PROSES evakuasi korban pertama kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar di kawasan Pegunungan Bulu Saraung, Kabupaten Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan, dilakukan melalui operasi teknis berisiko tinggi. Betapa tidak? Operasi itu dilakukan di medan ekstrem dengan kedalaman ratusan meter.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, menyampaikan bahwa tim SAR gabungan melakukan teknik rappeling di titik yang tidak jauh dari lokasi awal pesawat menabrak pegunungan.
“Tim menurunkan tali sekitar 100 meter ke dasar jurang yang berada dekat dengan serpihan pesawat. Proses turun menggunakan tali dan alat descender memakan waktu sekitar dua hingga tiga menit per orang,” ujar Arif.
Celah jalur air
Sebanyak 10 personel dari unsur Basarnas Makassar, Kopasgat TNI AU, BPBD Kota Makassar, Brimob, Pramuka Peduli, dan Jasdam diturunkan ke dasar jurang. Setibanya di bawah, tim melakukan penyisiran dengan berjalan mengikuti celah jalur air sambil menelusuri jejak serpihan pesawat sejauh kurang lebih 200 meter ke arah bawah.
OPERASI Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar yang dilaporkan hilang kontak di wil
OPERASI Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan, hingga Selasa (20/01/2026) masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan bekerja tanpa jeda di tengah medan terjal dan cuaca yang berubah-ubah.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, menyampaikan bahwa pada hari ini ( Selasa, 20/1), tim berhasil mengevakuasi korban kedua dari kedalaman jurang dengan tingkat kesulitan tinggi.
“Sore ini, tim SAR gabungan fokus melanjutkan pencarian dan evakuasi di beberapa sektor dengan membagi kekuatan menjadi enam Search and Rescue Unit (SRU), termasuk SRU darat dan vertical rescue. Dan akhirnya, korban kedua berjenis kelamin perempuan berhasil dievakuasi dari kedalaman sekitar 350 meter dengan kondisi medan yang sangat ekstrem,” ujar Arif.
Dilakukan bertahap
Ia menjelaskan, proses evakuasi dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian, mengingat kondisi geografis berupa lembah curam, tebing terjal, serta jarak pandang terbatas akibat hujan dan kabut.