Berani Ngomong, dong!
Disaat aku merasa hanya aku saja yang mengalami masalah tersebut, tiba-tiba saja salah satu temanku mengatakan bahwa dia pun mengalami masalah yang sama. Senang bisa mendiskusikan dan bertukar pikiran mengenai hal tersebut, dan kami sama-sama berharap kami dapat menemukan solusinya.
Disaat aku ingin berbagi solusi yang ku dapat dari temanku yang lain, ternyata temanku ini telah menyelesaikan masalahnya. Aku cukup kaget. Betapa cepatnya dia bisa menyelesaikan masalah tersebut padahal kemarin kami baru bertukar pikiran. Ternyata, kunci dari solusi itu adalah berani menyampaikan apa yang ingin kita sampaikan. Temanku berani menyampaikan apa yang ia yakini benar hingga akhirnya masalahnya terselesaikan. Lah aku? Dari tahun kemarin aku berusaha meyakinkan diriku untuk berani menyampaikan apa yang telah kudapatkan selama ini tetapi masih saja aku takut untuk menyampaikannya.
Kenapa takut, sih?
Mungkin aku masih terperangkap dalam persepsi-persepsi teman-temanku. Mungkin aku masih takut menghadapi reaksi teman-temanku. Mungkin aku...
Ah terlalu banyak mungkin.
Ingin rasanya aku menyampaikan semua karena aku ingin mereka berada di jalan yang benar, persis seperti yang temanku lakukan hingga akhirnya masalahnya terselesaikan. Hanya mendo’akan yang bisa kulakukan sekarang. Semoga sebentar lagi keberanian itu datang.
Ayo, berani ngomong, dong!
Bandung, 15/03/2017
5:54












