Apa kau pernah memperjuangkan sesuatu sampai mengorbankan banyak hal?
Apa kau pernah menyerah akan sesuatu yang kau perjuangkan mati-matian?
Apa kau pernah merasakan seperti hampir memiliki sesuatu namun akhirnya kandas begitu saja?
Apakah kau pernah pada akhirnya mengikhlaskan yang sudah kau genggam erat?
Apakah kau merasakan sedih saat melihat kembali yang hampir kau dapatkan namun harus dilepas kemudian?
Apa itu yang disebut rindu atau rasa bersalah semata?
Apa yang membuatmu melepaskannya, mengikhlaskannya?
Apa kau akhirnya merasa bahwa banyak hal yang terlalu dipaksakan?
Apa hatimu dibalikkan begitu saja?
Banyak hal yang kita usahakan, kita inginkan, ternyata bukan yang kita butuhkan. Allah yang mengerti semuanya, Allah yang memberikan semuanya. Sepahit apapun itu, jika memang Allah tak ridho, kita bisa apa.
Saat kita menginginkan sesuatu, menelusuri jalan ridhoNya adalah hal yang seharusnya jadi kunci utama. Jangan-jangan orang tua tak ridho, jangan-jangan banyak ketidak manfaatannya, dsb. Sesuka, sesayang, secinta, seingin, seberusaha apapun jika pintuNya tak ada yang mengetuk, tak ada yang bisa membuka untuk mendapatkan hal itu.
Sedih? Iya. Namun Allah lebih tau apa yang terbaik buat hambaNya. Mari mendekat, mari berdoa dan membuka pintuNya dengan baik. Jika memang tidak sesuai dengan kebutuhan kita, semoga ada jalan lain yang ditunjukkan. Semoga ada hal yang membuat kita selalu jatuh cinta dengan caraNya menunjukkannya.
Doa terbaik untuk kita, mohon ampunan banyak untuk kita. Semoga selalu bahagia dan segala hal terbaik yang diberikan.. Semoga langkah dan hati selalu terjaga dalam hal-hal penuh kebaikan..
~080618 selamat mudik semua, mohon ikhlasnya dan selamat kembali ke hati yang fitrah..

















