Well, sebenarnya gatel banget tangan ini ingin menuliskan perjalanan panjang ke Ijen-Baluran-waduk Bajul Mati. Namun kok lebih tergelitik untuk menuliskan my bucket list tahun ini. Tidak akan semuanya, mau menyimpan kenangan saja kalau tahun ini sangat menginginkan dan mengusahakan beberapa hal. Terutama memenuhi rak buku yang indah sekali jika buku-bukunya bertambah.
Kenapa harus memenuhinya? Bukan suatu keharusan memenuhi rak-rak itu, tapi memiliki banyak buku lah yang menjadi impian.
Sedari kecil sudah sangat suka membaca. Melihat banyak tulisan merupakan suatu kesenangan tersendiri. Usia belum genap 3 tahun, baru 2 tahun lebih beberapa bulan, sudah lancar membaca. Didukung dengan buku-buku jadul milik tante yang bisa dibabat habis. Namun, lama-lama menjadi sebuah masalah teknis ketika semua buku untuk anak-anak telah habis dibaca.
Masuk SD, akhirnya punya uang saku sendiri jadi bisa ditabung agar akhir bulan bisa membeli buku baru. Nah, usia semakin bertambah dan mulai mengenal buku tebal dengan genre bermacam-macam, akhirnya harus meminjam di perpustakaan sekolah karena buku saat itu sangat mahal untuk dibeli.
Sampai saat ini masih ingat bagaimana membaca buku-buku yang tidak bisa dibeli itu. Rasanya masih sangat antusias untuk membacanya lagi. Dan tahun ini ingin sekali mulai membelinya. Semoga masih ada yang bisa dibeli.
Beberapa orang menyarankan untuk download pdf nya saja. Tapi memiliki hard nya amat sangat memberikan kepuasan tersendiri. Mungkin ini sebuah pembelaan ego karena tak tersampaikan memiliki hard copy di saat kecil. :D
Nah nah nah ini dia list yang sangat diinginkan untuk memenuhi rak buku yang indah sekali jika buku-bukunya bertambah.
1. Eragon series by Christopher Paolini: Eragon, Eldest, Brisingr, Inheritance
Buku fiksi ke dua setelah the hobbit. Sangat bersemangat dan membuat ingin meng-explore dunia lebih luas karena terpikat dengan petualangan yang ada.
2. Inkworld series by Cornelia Funke: Inheart, Inkspell, Inkdeath
Buku yang dibaca saat SMA. Buku fiksi juga dan ceritanya bagus karena sangat menegangkan.
3. Buku-buku pak Pram (Pramoedya Ananta Toer): Rumah Kaca, Bumi Manusia, Jejak Langkah, Gadis Pantai
Ini buku Indonesia yang baguuus banget. Idola banget saat SMA. Bahasanya indah, ceritanya bisa dibayangkan, mengenai sejarah pula, dan membuat gak gampang lupa. Tapiii buku-buku pak Pram ini harganya tidak pernah turun dari 100, ini yang membuat sedih dari tahun lalu. Alhamdulillah masih ada Bang Andrea yang hampir seperti pak Pram dan buku-bukunya juga masuk bucket list. Namun karena termasuk baru, jadi masih bisa dibeli tanpa perjuangan yang nyata.
4. Supernova series
Buku yang membuat mikiiir banget. Karne ceritanya melompat. Karena salah satu tulisan anak bangsa, dan buku ini booming dan bagus, mau banget kalau bisa nampang di rak buku.
5. Rupi Kaur books: Milk and Honey, The Sun and Her Flower
ingin karena tulisannya bagus, dalam bahasa Inggris yang indah, meski sangat sederhana.
6. Oliver Sacks books: Awakening, Migraine, An Antropologist on Mars, The Island of the Colorblind, Seeing Voices, Uncle Tungsten, The Man Who Mistook His Wife for a Hat.
7. J. R. R. Tolkien books: The Hobbit, The Lord of The RIng series
Ini diurutan terkhir karena gak yakin bisa mendapatkannya. Ini buku terbagus yang sudah dibaca saat SMP tapi rasa rasanya kok susah didapatkan. :’D
Harry Potter gak masuk? Bagus juga cerita fiksi ini, semua pun sudah selesai dibaca. Tapi entah kenapa kok belum ingin memasukkannya ke list.
Semoga bisa diusahakan buku-buku ini meski bukan tahun ini jika memang tidak bisa, tapi semoga segera terealisasiiii. Dan siapa tahu ada orang super baik yang tiba-tiba mengirimkan buku-buku ini.
~230118, disimpan biar teringat, didoakan semoga segera ada di salah satu rak buku